Akhiril Pane
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INTEGRASI MEDIA DIGITAL INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS III SDN NO.100907 MUARA AMPOLU I, KECAMATAN MUARA BATANGTORU Sery Bulan Harahap; Masrianti Ritonga; Akhiril Pane
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1902

Abstract

Pemanfaatan media digital interaktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi salah satu strategi inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah. Motivasi belajar yang rendah dapat berdampak pada kurang optimalnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi media digital interaktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa kelas III SDN No. 100907 Muara Ampolu I, Kecamatan Muara Batangtoru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas III yang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan media digital interaktif berupa video pembelajaran, animasi, dan latihan interaktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, yang ditandai dengan meningkatnya perhatian, minat, partisipasi aktif, serta antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Integrasi media digital interaktif juga membantu siswa memahami materi Bahasa Indonesia secara lebih konkret dan menyenangkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media digital interaktif efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III sekolah dasar.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 1 MIS TERPADU ALHIJRAH BINTUJU Derliana Pane; Laswardi; Akhiril Pane
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1903

Abstract

Membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang menjadi fondasi utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas awal sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas I MIS Terpadu Alhijrah Bintuju serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas I dan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan siswa meliputi ketidakmampuan mengenal dan membedakan huruf, kesulitan menggabungkan huruf menjadi suku kata, membaca kata sederhana, serta rendahnya kelancaran membaca. Faktor penyebab kesulitan tersebut antara lain perbedaan kesiapan belajar siswa, kurangnya stimulasi literasi di lingkungan keluarga, serta keterbatasan variasi metode dan media pembelajaran yang digunakan guru. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penerapan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kontekstual, penggunaan media pembelajaran yang variatif dan menarik, serta pendampingan khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan agar kemampuan literasi dasar siswa dapat berkembang secara optimal.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI SASTRA DI SEKOLAH DASAR: STUDI DESKRIPTIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN 100801 PASAR SEMPURNA Yusti Andayati Pasaribu; Rita Nur’ain Harahap; Akhiril Pane
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1904

Abstract

Apresiasi sastra memiliki peran penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar karena dapat mengembangkan kemampuan berbahasa, kepekaan estetis, dan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan apresiasi sastra pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 100801 Pasar Sempurna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai perancang, fasilitator, motivator, dan evaluator dalam pembelajaran apresiasi sastra. Guru menerapkan pemilihan materi yang kontekstual, metode pembelajaran variatif, serta memberi ruang ekspresi kepada siswa terhadap karya sastra. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran guru sangat menentukan keberhasilan pengembangan apresiasi sastra siswa sekolah dasar.
FAKTOR PSIKOLOGIS PENYEBAB KESULITAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN NO. 100710 HAPESONG BARU Rizki Hamonangan Dalimunthe; Dewi Angreini Telaumbanua; Akhiril Pane
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1906

Abstract

Kesulitan belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai pada jenjang sekolah dasar. Salah satu faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kondisi tersebut adalah faktor psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor psikologis yang menyebabkan kesulitan belajar siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN No. 100710 Hapesong Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa dan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis yang menyebabkan kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia meliputi rendahnya motivasi belajar, kurangnya kepercayaan diri, kecemasan akademik, kesulitan berkonsentrasi, serta emosi negatif yang muncul selama proses pembelajaran. Faktor-faktor tersebut berdampak pada rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan membaca, menulis, dan berbicara, serta menghambat pemahaman materi Bahasa Indonesia. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, memberikan motivasi, serta menerapkan strategi pembelajaran yang memperhatikan kondisi psikologis siswa guna meminimalkan kesulitan belajar.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DITINJAU DARI FAKTOR PSIKOLOGIS Sri Handayani Hsb; Sarah Auliyah Nst; Akhiril Pane
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1907

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami oleh siswa dalam proses pembelajaran dan berdampak pada pencapaian hasil belajar. Salah satu faktor internal yang berpengaruh besar terhadap munculnya kesulitan belajar adalah faktor psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa yang ditinjau dari faktor psikologis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber pustaka berupa buku dan artikel jurnal yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai faktor psikologis yang memengaruhi kesulitan belajar siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti rendahnya motivasi belajar, kurangnya minat belajar, kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, serta masalah emosional berkontribusi signifikan terhadap kesulitan belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dari guru dan pihak sekolah terhadap kondisi psikologis siswa melalui penerapan strategi pembelajaran yang mendukung, lingkungan belajar yang kondusif, serta pendekatan yang humanis agar kesulitan belajar siswa dapat diminimalkan.