This Author published in this journals
All Journal DIMAS-UNDAR
Askhaarina Aulia Tsaalits
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : dimas-undar

Rancang Bangun Dan Implementasi Trainer Smart PLTS Off-Grid Sebagai Media Pembelajaran Energi Terbarukan Di SMK Muhammadiyah 3 Ngoro jamaaluddin jamaaluddin; Isma Putra oy; Anshory Izza; Galang; Askhaarina Aulia Tsaalits
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 5 No 1 (2026): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v5i1.5105

Abstract

Kebutuhan media pembelajaran praktik pada bidang energi terbarukan semakin penting seiring meningkatnya pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan kebutuhan kompetensi hijau pada pendidikan vokasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang, membuat, menyerahkan, dan melatih penggunaan Trainer Smart PLTS off-grid sebagai media pembelajaran sistem PLTS di SMK Muhammadiyah 3 Ngoro, Mojokerto. Permasalahan mitra adalah keterbatasan alat praktikum yang dapat memperlihatkan alur kerja PLTS secara utuh, mulai dari konversi energi matahari menjadi listrik arus searah, pengaturan pengisian baterai, proteksi, pengukuran, konversi arus searah ke arus bolak-balik, sampai pemanfaatan beban listrik. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan sistem trainer, fabrikasi rangka dan panel instrumen, integrasi komponen PLTS, uji fungsi, pelatihan pengoperasian, serta serah terima kepada sekolah. Trainer yang dihasilkan memuat subsistem modul fotovoltaik, solar charge controller, baterai, inverter, MCB/proteksi, alat ukur, terminal koneksi, dan beban pembelajaran sehingga siswa dapat mengamati hubungan antar-komponen PLTS secara visual dan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa trainer dapat digunakan sebagai media demonstrasi dan praktikum dasar PLTS off-grid serta menjadi perangkat pembelajaran yang lebih kontekstual bagi guru dan siswa. Pengembangan berikutnya direkomendasikan melalui penambahan sensor iradiasi, perekaman data, monitoring berbasis IoT, serta jobsheet praktikum berbasis proyek agar fungsi smart trainer semakin kuat sebagai sarana pembelajaran energi terbarukan.