p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Identitas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Public Private Partnership dalam Pengelolaan Pasar Induk Cibitung Kabupaten Bekasi: Perspektif Build Operate Transfer (BOT) muhammad irhamuddin; Yayan Andri
Jurnal Identitas Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kerjasama antara pemerintah dan swasta dalam mengelola Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, dengan menggunakan skema Build Operate Transfer (BOT). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan dana pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, sehingga dibutuhkan kerja sama dengan pihak swasta. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan skema BOT bersama PT Citra Prasasti Konsorindo memberikan kontribusi nyata dalam memperbaiki kondisi pasar. Namun, masih ada tantangan dalam hal koordinasi, transparansi, dan pembagian tugas. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibentuklah Forum Komunikasi Pasar sebagai solusi strategis yang mampu mencegah terjadinya konflik antar pihak yang terlibat. Penelitian ini juga menegaskan bahwa skema BOT bukan hanya sebagai alat untuk membangun infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan partisipasi berbagai pihak dalam pengelolaan pasar secara berkelanjutan. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi bagi penelitian tentang PPP di Indonesia serta menyajikan solusi praktis dalam mengelola pasar tradisional. Kata Kunci: Public Private Partnership, Build Operate Transfer, Pasar Induk Cibitung, Revitalisasi Pasar, Forum Komunikasi
Collaborative Governance Dalam Jabar Zero New Stunting di Kecamatan Rancasari Kota Bandung Alnofika Dewi Sulastri; Yayan Andri
Jurnal Identitas Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada, tingginya jumlah balita yang berisiko stunting di Kecamatan Rancasari yang mencapai 36,23% atau 407 balita dari 1.123 balita pada tahun 2024. Hal tersebut membuat pemerintah Kota Bandung berupaya menekan angka stunting serta menanggulanginya. Pemerintah juga menargetkan Jabar Zero New Stunting pada tahun 2025. Maka dari itu, Pemerintah mempunyai peran dan posisi strategis untuk melakukan penanganan kasus stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Collaborative Governance Dalam Jabar Zero New Stunting Di Kecamatan Rancasari Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengacu pada teori collaborative governance menurut Ansell & Gash (2008) yang mencakup lima indikator utama : Face to face dialog, trust building, commitment to process, share understanding dan intermediate outcomes. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yang diperoleh dari observasi dan wawancara dengan berbagai pihak terkait, adapun data sekunder dari berupa jurnal, berita, data statistik dan laporan tahunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa collaborative governance dalam Jabar Zero New Stunting di Kecamatan Rancasari Kota Bandung dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik namun masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya keberlanjutan kerjasama dengan mitra swasta dan LSM dan ketimpangan kapasitas dalam penyamaan persepsi