Amanda Clara Natalia
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik CR pada Pelaku Pelecehan Seksual PSRABH Indralaya Amanda Clara Natalia; Neni Noviza; Lena Marianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8417

Abstract

Penelitian ini berujudul Efektivitas konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring untuk meningkatkan kesadaran diri pelaku pelecehan seksual di Psr anak berhadapan dengan hukum indralaya, bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring dalam meningkatkan kesadaran diri pelaku pelecehan seksual di PSR Anak Berhadapan dengan Hukum (PSRABH) Indralaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kesadaran diri pelaku yang menganggap perilaku pelecehan seksual sebagai hal yang wajar, sehingga berpotensi mengulangi perbuatannya.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian adalah remaja pelaku pelecehan seksual berusia 15–18 tahun di PSRABH Indralaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen kesadaran diri. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat kesadaran diri setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring. Teknik ini efektif dalam membantu individu mengubah pola pikir negatif dan irasional menjadi lebih rasional dan adaptif, sehingga berdampak pada perubahan perilaku yang lebih positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring efektif dalam meningkatkan kesadaran diri pelaku pelecehan seksual di PSRABH Indralaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan layanan konseling, khususnya dalam menangani perilaku menyimpang pada remaja.