Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perilaku Organisasi dan Disiplin Pegawai dalam Meningkatkan Pelayanan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Moch. Atta Amrulloh; Chindy Alifatus Aulia; Siti Humairah; Sofiah Sofiah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perilaku organisasi dan disiplin pegawai dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung ke lokasi penelitian serta wawancara mendalam dengan para pegawai dan pimpinan instansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku organisasi yang positif, yang ditandai dengan komunikasi yang efektif, kerja sama yang harmonis antarpegawai, budaya kerja yang profesional, serta dukungan dan keteladanan kepemimpinan yang baik, memiliki pengaruh yang sangat besar dan positif terhadap peningkatan mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Selain itu, disiplin pegawai juga berperan sebagai faktor penentu keberhasilan pelayanan. Tingkat kedisiplinan yang tinggi tercermin dari ketepatan waktu, kepatuhan pada aturan, dan tanggung jawab penuh, mampu menciptakan pelayanan yang efektif, cepat, dan sesuai prosedur. Hal ini secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas kerja, berkurangnya kesalahan administrasi, serta meningkatnya rasa puas dan kepercayaan masyarakat terhadap instansi.Dalam rangka mendukung kinerja tersebut, instansi telah menerapkan sistem pelayanan berbasis teknologi digital guna menunjang efektivitas dan efisiensi kerja. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih dijumpai kendala seperti keterbatasan kemampuan sumber daya manusia, gangguan teknis pada sistem, serta kemampuan adaptasi pegawai yang belum merata terhadap perubahan sistem kerja. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa peningkatan kompetensi, penguatan budaya organisasi, penegakan disiplin, dan optimalisasi teknologi agar kualitas pelayanan terus meningkat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi di sektor publik, khususnya bidang pendidikan.
PERAN SERTIFIKAT TANAH DALAM MENINGKATKAN AKSES PEMBIAYAAN SYARIAH BAGI UMKM Nabila Zahrotul Ula; Muhammad Rafi Aliffari; Sifa Aulia; Sofiah Sofiah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i4.11728

Abstract

ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) constitute a key pillar of Indonesia's economy. However, they continue to face challenges in accessing formal financing, particularly from Islamic financial institutions. One of the main obstacles to optimizing such financing is the underutilization of land certificates as legally recognized collateral. This conceptual article aims to analyze the role of land certificates in expanding MSMEs' access to Islamic financing and to examine their contribution to strengthening Islamic entrepreneurship. The study employed a library research approach through the stages of identification, selection, critical analysis, and synthesis of literature related to Islamic economics, land law, Islamic financing, and Islamic entrepreneurship. The findings indicate that land certificates serve as valid collateral (rahn) under both Islamic principles and positive law, thereby enhancing the confidence of Islamic financial institutions, expanding MSMEs' access to financing, and promoting more trustworthy, transparent, and accountable business governance. Furthermore, this study highlights that the integration of asset legality, Islamic financing, and Islamic entrepreneurship provides a conceptual foundation for strengthening Islamic financial inclusion and empowering MSMEs. The novelty of this article lies in the conceptual integration of land certificates, Islamic financing, and Islamic entrepreneurship as a framework for MSME empowerment that supports the optimization of the Complete Systematic Land Registration (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Program in strengthening Islamic financial inclusion and promoting sustainable economic development in Indonesia. ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh akses pembiayaan formal, khususnya melalui lembaga keuangan syariah. Salah satu faktor yang menghambat optimalisasi pembiayaan tersebut adalah belum dimanfaatkannya sertifikat tanah secara maksimal sebagai agunan yang memiliki kepastian hukum. Artikel konseptual ini bertujuan menganalisis peran sertifikat tanah dalam memperluas akses pembiayaan syariah bagi UMKM serta mengkaji kontribusinya terhadap penguatan Islamic entrepreneurship. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan tahapan identifikasi, seleksi, analisis kritis, dan sintesis berbagai literatur yang berkaitan dengan ekonomi syariah, hukum pertanahan, pembiayaan syariah, dan kewirausahaan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa sertifikat tanah berfungsi sebagai objek jaminan (rahn) yang sah menurut prinsip syariah dan hukum positif sehingga mampu meningkatkan tingkat kepercayaan lembaga keuangan syariah, memperluas peluang UMKM memperoleh pembiayaan, serta mendorong terbentuknya tata kelola usaha yang lebih amanah, transparan, dan bertanggung jawab. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi legalitas aset, pembiayaan syariah, dan Islamic entrepreneurship menjadi landasan konseptual bagi penguatan inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan UMKM. Kebaruan artikel ini terletak pada integrasi konseptual antara sertifikat tanah, pembiayaan syariah, dan Islamic entrepreneurship sebagai kerangka pemberdayaan UMKM yang mendukung optimalisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dalam memperkuat inklusi keuangan syariah dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
Empowering Pesantren as an Anti-Global Climate Change Center in Jember Nurul Anam; Elok Rufaiqoh; Sofiah Sofiah
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v5i3.8985

Abstract

Global climate change has been considered a more threatening problem to face. In particular, establishing a pesantren-based anti-global climate change center within Al-Qodiri Islamic Boarding School is seen as the mitigation system. As this program is meant to be a community service program, the ABCD community empowerment method was used. The results suggested that: First, in the research planning (define, discovery, dream, and design), the most critical assets to be developed were the human resource assets of the santri (lit. student). The objective is to develop the quality of the santri as the human resource asset to realize the pesantren-based anti-global climate change center—the service programs in the form of counseling, training, and mentoring. Second, the holistic transformation-based service was done through applicative and evaluative stages, which has improved the quality of the human resource assets of Al-Qodiri Islamic Boarding School Community holistically both in the aspects of knowledge, creativity, and ascertaining character awareness to establish an anti-global climate change society.