Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Solvabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Audit Delay pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 Paskalis Harus Damai Laia; Lamria Sagala; Duma Rahel Situmorang; Sahala Purba
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh solvabilitas dan ukuran perusahaan terhadap audit delay pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga diperoleh 26 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R-Square) untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependenHasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial solvabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat solvabilitas perusahaan, maka waktu penyelesaian audit cenderung semakin berarti perusahaan dengan ukuran lebih besar cenderung memiliki sistem pengendalian internal dan sumber daya yang lebih baik sehingga proses audit dapat diselesaikan lebih cepat. Berdasarkan hasil uji F diketahui bahwa solvabilitas dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai R-Square sebesar 0,126 atau 12,6%, yang berarti solvabilitas dan ukuran perusahaan mampu menjelaskan pengaruh terhadap audit delay sebesar 12,6%, sedangkan sisanya sebesar 87,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.