Indikator penting yang merefleksikan keberhasilan pengelolaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi adalah tingkat kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja memiliki peran penting karena berkaitan dengan motivasi, loyalitas, semangat kerja serta kualitas kinerja yang ditunjukkan karyawan dalam menjalankan tugasnya. Pada industri hospitality, kepuasan kerja menjadi aspek yang perlu diperhatikan mengingat tingginya tuntutan pelayanan kepada pelanggan serta intensitas kerja yang cukup tinggi. Perusahaan perlu menerapkan pola kepemimpinan yang tepat dan sistem penghargaan yang mampu meningkatkan kenyamanan serta motivasi kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh servant leadership dan reward terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan lokasi penelitian di Villa Sumberkima Hill Retreat. Penelitian menggunakan 126 orang karyawan sebagai sampel utama penelitian, sedangkan 30 responden digunakan untuk uji kualitas instrumen melalui uji validitas dan reliabilitas. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan uji hipotesis berupa uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Villa Sumberkima Hill Retreat. Reward secara parsial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Secara simultan, servant leadership dan reward berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Villa Sumberkima Hill Retreat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan serta pemberian reward yang sesuai mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, meningkatkan motivasi kerja serta memperkuat kepuasan kerja karyawan dalam industri hospitality.