Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sinergi Ekonomi Berjamaah dalam Penguatan Sektor Riil: Studi Kasus Unit Usaha AJM Hidayatullah Tuban Sigit Tondo Waseso; Samsudin Samsudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9181

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan sektor riil berbasis komunitas Islam di tengah masih terbatasnya partisipasi umat dalam aktivitas ekonomi produktif dan berkelanjutan. Konsep ekonomi berjamaah dipandang sebagai alternatif pemberdayaan ekonomi yang menekankan kolektivitas, kepercayaan, ukhuwah, dan nilai-nilai syariah dalam pengelolaan usaha. Hidayatullah sebagai organisasi Islam dengan sistem kehidupan berjamaah menyediakan ekosistem yang mendukung lahirnya model usaha berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme sinergi ekonomi berjamaah pada Unit Usaha AJM Kaos Polos Hidayatullah Tuban, mendeskripsikan kontribusinya terhadap penguatan sektor riil, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan kunci, kuesioner terbuka kepada satu informan pendukung, serta observasi partisipatif melalui tiga kali kunjungan lapangan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana dengan teknik tematik-kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya model Sinergi Ekonomi Berjamaah Organik (SEBO) yang ditopang empat pilar utama, yaitu modal sosial berbasis ukhuwah, musyawarah sebagai tata kelola, jaringan jamaah sebagai captive market, dan spiritualitas sebagai motivator intrinsik. AJM berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja internal, pemberdayaan santri, sharing profit bagi lembaga, serta penguatan jaringan ekonomi komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model SEBO merupakan bentuk penguatan sektor riil berbasis nilai Islam yang organik, fleksibel, dan berbeda dari koperasi syariah formal maupun unit usaha pesantren konvensional.