Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM melalui Fasilitasi NIB dan Digitalisasi Promosi di Negeri Nalahia, Kecamatan Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah Rifki Kurniawan; Styven Karl Talahatu; Dita Mulwan Tomia; Gloria Florens Leiwakabessy; Costansa Nanlohy; Frederik Willem Ayal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9273

Abstract

Negeri Nalahia, Kecamatan Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah merupakan salah satu desa kepulauan di Provinsi Maluku yang memiliki potensi ekonomi lokal cukup besar, namun para pelaku usahanya masih beroperasi secara informal tanpa legalitas usaha yang memadai. Dari sekitar lima unit usaha yang teridentifikasi, hanya tiga yang telah memiliki dokumen legalitas resmi. Kondisi ini menyebabkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) tidak dapat mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR), program bantuan pemerintah, maupun platform pemasaran digital. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Pattimura tahun 2026 hadir bertujuan sebagai upaya konkret untuk menjawab tantangan tersebut melalui pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) via sistem Online Single Submission (OSS) dan pelatihan digitalisasi promosi. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 5 Februari hingga 6 Maret 2026 dengan menggunakan pendekatan pendampingan langsung dan pelatihan berkelompok dalam satu ruangan . Hasil kegiatan menunjukkan terdapat dua belas pelaku usaha berhasil mendapatkan NIB dan sembilan belas pelaku usaha berhasil membuat akun media sosial untuk keperluan promosi, degan bantuan dari sosialisasi ini terbukti dengan salah satu di antaranya berhasil mendapatkan pesanan dari konsumen di luar pulau dalam waktu kurang dari dua minggu setelah pelatihan. dProgram ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas legalitas dan pemasaran Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) lokal secara berkelanjutan.