Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) Pada Materi Keberagaman Budaya IPAS Siswa Kelas V Di SDN 001 Simpang Tanah Lapang Annisya Febrima M; Muhamad Nukman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9286

Abstract

Permasalahan utama dalam proses pembelajaran yang sering ditemukan adalah belum optimalnya penggunaan media pembelajaran yang mendukung kegiatan belajar mengajar. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan kreativitas guru serta kurangnya pemahaman guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi. Kondisi ini berdampak pada rendahnya minat dan keterlibatan siswa dalam mengikuti pembelajaran, khususnya pada materi keberagaman budaya dalam mata pelajaran IPAS. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mudah digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan serta tingkat validitas media Augmented Reality (AR) pada materi keberagaman budaya IPAS siswa kelas V SD Negeri 001 Simpang Tanah Lapang. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas enam validator yang meliputi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi yang diberikan kepada masing-masing validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Augmented Reality (AR) yang dikembangkan memperoleh kategori sangat valid tanpa revisi. Hal tersebut ditinjau dari hasil rata-rata penilaian validator ahli materi sebesar 93,75%, ahli bahasa sebesar 92,05%, dan ahli media sebesar 91,67%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media Augmented Reality (AR) layak digunakan sebagai media pembelajaran karena telah memenuhi standar kelayakan dari aspek materi, bahasa, dan media serta mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa sekolah dasar.