Fatma Nashriati
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN SUSPENSI BUBUK KEDELAI (Glycine max L.Merr) TERHADAP JUMLAH SEL BETA PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus) GALUR WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN Fatma Nashriati
PROCEEDING UMSURABAYA 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang dapat mengakibatkan perubahan metabolik pada penderitanya. Kondisi ini dapat mengakibatkan disfungsi dan apoptosis sel beta pankreas. Kurangnya asupan antioksidan yang dibutuhkan sel beta merangsang pengeluaran Reactive Oxygen Species (ROS) yang dapat mendorong terjadinya apoptosis dan disfungsi sel beta. Kedelai memiliki kandungan utama yaitu isoflavon. Isoflavon pada kedelai memiiliki fungsi sebagai antioksidan untuk melemahkan stress oksidatif, menurunkan kadar ROS dan menghambat apoptosis sel. Tujuan penelitian ini untuk engetahui pengaruh suspensi bubuk kedelai terhadap jumlah sel beta pankreas pada tikus yang diinduksi streptozotosin. 30 tikus putih jantan galur wistar dengan berat 150-300 g usia 6-12 minggu yang diinduksi streptozotosin (STZ) digunakan dalam penelitian ini. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 tikus yang diinduksi STZ. Kelompok 2 tikus normal. Kelompok 3-5 diinduksi STZ dan diberi suspensi bubuk kedelai dosis masing-masing 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB selama 30 hari. Diakhir penelitian jaringan pankreas diambil untuk pembuatan preparat dengan pewarnaan immunohistokimia. Jumlah sel beta pabkreas dihitung menggunakan aplikasi Image-J pada 10 pulau langerhans. Pemberian suspensi bubuk kedelai berpengaruh terhadap jumlah sel beta pankreas pada tikus yang diinduksi STZ (p< 0,05). Dosis 800 mg/kgBB memiliki pengaruh yang bermakna (p<0,05) sedangkan dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB memiliki pengaruh yang sama terdahap jumlah sel beta pancreas (p>0,05). Terdapat pengaruh suspensi bubuk kedelai terhadap jumlah sel beta pankreas pada tikus yang diinduksi streptozotosin dan dosis 800 mg/kgBB menjadi dosis optimum pada penelitian ini.
PENGARUH PEMBERIAN SUSPENSI BUBUK KEDELAI (Glycine max L.Merr) TERHADAP JUMLAH SEL BETA PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus) GALUR WISTAR JANTAN YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN Fatma Nashriati
PROCEEDING UMSURABAYA 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang dapat mengakibatkan perubahan metabolik pada penderitanya. Kondisi ini dapat mengakibatkan disfungsi dan apoptosis sel beta pankreas. Kurangnya asupan antioksidan yang dibutuhkan sel beta merangsang pengeluaran Reactive Oxygen Species (ROS) yang dapat mendorong terjadinya apoptosis dan disfungsi sel beta. Kedelai memiliki kandungan utama yaitu isoflavon. Isoflavon pada kedelai memiiliki fungsi sebagai antioksidan untuk melemahkan stress oksidatif, menurunkan kadar ROS dan menghambat apoptosis sel. Tujuan penelitian ini untuk engetahui pengaruh suspensi bubuk kedelai terhadap jumlah sel beta pankreas pada tikus yang diinduksi streptozotosin. 30 tikus putih jantan galur wistar dengan berat 150-300 g usia 6-12 minggu yang diinduksi streptozotosin (STZ) digunakan dalam penelitian ini. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 tikus yang diinduksi STZ. Kelompok 2 tikus normal. Kelompok 3-5 diinduksi STZ dan diberi suspensi bubuk kedelai dosis masing-masing 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB selama 30 hari. Diakhir penelitian jaringan pankreas diambil untuk pembuatan preparat dengan pewarnaan immunohistokimia. Jumlah sel beta pabkreas dihitung menggunakan aplikasi Image-J pada 10 pulau langerhans. Pemberian suspensi bubuk kedelai berpengaruh terhadap jumlah sel beta pankreas pada tikus yang diinduksi STZ (p< 0,05). Dosis 800 mg/kgBB memiliki pengaruh yang bermakna (p<0,05) sedangkan dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB memiliki pengaruh yang sama terdahap jumlah sel beta pancreas (p>0,05). Terdapat pengaruh suspensi bubuk kedelai terhadap jumlah sel beta pankreas pada tikus yang diinduksi streptozotosin dan dosis 800 mg/kgBB menjadi dosis optimum pada penelitian ini.