Wahono Wahono
PGPAUD FKIP UM-Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KINERJA PROGRAM PEMBINAAN GELANDANGAN & PENGEMIS TERHADAP KETERCAPAIAN TUJUAN PROGRAM PONDOK SOSIAL KABUPATEN JEMBER Niswatul Imsiyah; Wahono Wahono
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan gelandangan dan pengemis menjadi ‘pemandangan’ yang kurang sedap dipandang di Kabupaten Jember. Di Kabupaten Jember dalam program pembinaan gelandangan dan pengemis dilakukan pihak UPT Lingkungan Pondok Sosial. UPT Liposos adalah unit pelaksana teknis dari Dinas Sosial yang menangani permasalahan sosial. Setelah pembinaan selesai di laksanakan, pihak Dinas Sosial masih memantau perkembangan dari mantan gelandangan dan pengemis tersebut dengan melakukan evaluasi program terkait kinerjanya. Kinerja program pembinaan gepeng menyangkut tingkat ketercapaian hasil atas pelaksanaan tugas di UPT Liposos Kabupaten Jember. Perumusan masalah penelitian adalah bagaimanakah kinerja Program pembinaan gelandangan beserta pengemis terhadap ketercapaian tujuan program?. Tujuan penelitian yakni untuk mendeskripsikan bagaimana kinerja Program Pembinaan Gelandangan serta Pengemis Terhadap Ketercapaian Tujuan Program Pondok Sosial Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian berada di Wilayah Pondok Sosial Kabupaten Jember. Penentuan tempat menggunakan metode Purposive Area. Teknik penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi/pengamatan langsung serta dokumentasi. Metode pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan penelitian, peningkatan ketekunan, triangulasi sumber dan waktu. Analisis data memakai model Miles dan Huberman dengan reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi yang dilakukan oleh pihak Liposos terakhir kali dilakukan setahun yang lalu. Kinerja program pembinaan gelandangan dan pengemis akan terus dilakukan sehingga tujuan program yang telah ditetapkan sepenuhnya bisa berhasil. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu kinerja program pembinaan gepeng dapat dilihat dari efektivitas kinerja dari penyelenggara yang mampu memberikan dampak yang luar biasa pada hasil pelatihan sehingga akan mengarah pada ketercapaian tujuan program. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah dengan membuat kajian tentang metode-metode yang tepat dalam pelatihan/workshop gelandangan dan pengemis. Kata Kunci: Kinerja, Program Pembinaan Gepeng, Ketercapaian Tujuan Program
ANDRAGOGI: PARADIGMA PEMBELAJARAN ORANG DEWASA PADA ERA LITERASI DIGITAL Wahono Wahono; Niswatul Imsiyah; Aris Setiawan
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bagi orang dewasa, terciptanya suasana belajar yang kondusif merupakan suatu fasilitas yang mendorong mereka mau mencoba perilaku baru, berani tampil beda, dapat berlaku dengan sikap baru dan mau mencoba pengetahuan baru yang mereka peroleh. Walaupun sesuatu yang baru mengandung resiko terjadinya kesalahan, namun kesalahan, dan kekeliruan itu sendiri merupakan bagian yang wajar dari belajar.Pada akhirnya, orang dewasa ingin tahu apa arti dirinya dalam kelompok belajar itu. Bagi orang dewasa ada kecenderungan ingin mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya. Dengan demikian, diperlukan adanya evaluasi bersama oleh seluruh anggota kelompok dirasakan berharga untuk bahan renungan, di mana renungan itu dapat mengevaluasi dirinya dari orang lain yang persepsinya bisa saja memiliki perbedaan.Informasi dan komunikasi sebagai bagian dari teknologi juga sedang berkembang sangat pesat, mempengaruhi berbagai kehidupan dan memberikan perubahan terhadap cara hidup dan aktivitas orang dewasa sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Pendidikan mengalami perkembangan yang sangat pesat, diantaranya dengan adanya pembelajaran digital (digital learning).Digital literasi lebih cenderung pada hal hal yang terkait dengan keterampilan teknis dan berfokus pada aspek kognitif dan sosial emosional dalam dunia dan lingkungan digital. Kata Kunci: Pembelajaran Orang Dewasa, Digital Literasi