Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan strategi bimbingan langsung pada siswa kelas 2 SD Diponegoro. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas 2 dengan jumlah siswa 22 orang 10 siswa perempuan dan 12 siswa laki laki. Lokasi penelitian adalah di SD Diponegoro Surabaya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah melalui model pembelajaran Bahasa Indonesia strategi bimbingan langsung dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 di SD Diponegoro Surabaya. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil observasi guru dan siswa pada penelitian ini rata-rata sudah berada pada kategori baik.Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukkan, (1) untuk perencanaan pembelajaran dengan strategi bimbingan langsung dilakukan dengan persiapan berupa rencana pelaksanaan pembelajaran, metode, strategi dan media berupa rancangan sumber bacaan melalui lembar teks. (2) Implementasi strategi bimbingan langsung telah meningkatkan pembelajaran membaca siswa, sehingga suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, (3) Hasil pembelajaran dengan strategi bimbingan langsung telah mampu meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes pada siklus satu dengan nilai rata-rata kelas yaitu 68,2% atau berada pada kategori cukup. Pada siklus dua siswa sudah mengalami peningkatan nilai rata-rata kelas yaitu 90,9% atau berada pada kategori sangat baik, (4) Hasil observasi yang telah dilakukan dan tes yang telah dibuktikan bahwa ada peningkatan presentase sebanyak 22,7% dan berada di kategori baik,maka dari itu siklus ke 2 dinyatakan telah berhasil dengan meningkatnya presentasi yang awalnya 68,2% menuju 90,9% dan bimbingan secara langsung pada siswa telah mengubah kebiasaan belajar siswa menjadi belajar yang menyenangkan. Kata Kunci : Peningkatan, Strategi Bimbingan Langsung, Membaca.