keluarga memiliki peran yang sangat krusial dalam proses rehabilitasi pasien stroke. Penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dapat mempengaruhi hasil rehabilitasi secara signifikan. Namun faktanya masih banyak dari keluarga pasien yang belum mampu memberikan perawatan secara optimal dikarenakan kurangnya pengetahuan terkait teknik perawatan pada pasien stroke. Oleh karena itu, pemberian edukasi dan pendampingan kepada keluarga pasien stroke penting. Tujuan: meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam merawat pasien stroke di Posyandu Lansia Kalijudan, Surabaya. Metode: metode pendekatan yang digunakan pada pengabdian ini yaitu metode partisipatif dengan sasaran keluarga dari pasien stroke dan masyarakat setempat di Posyandu Lansia Kalijudan sebanyak 27 orang. Kesimpulan: pemberian edukasi pada keluarga pasien stroke di Posyandu Lansia Kalijudan, Surabaya, memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dukungan emosional, dan kemampuan memberikan motivasi kepada pasien. Pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang meningkat menunjukkan bahwa intervensi berbasis edukasi mampu menjembatani kesenjangan pemahaman dan keterampilan keluarga dalam mendukung pasien stroke.