This Author published in this journals
All Journal Khidmatuna
nur'aini
stie darul falah mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan SAK EMKM Dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan UMKM Kerupuk Puli Di Desa Gedangan Evi Yuli Susanti; nur'aini; Anggraini Kumalasari; Wibisono; Maskur
Jurnal Khidmatuna Vol 5 No 2 (2025): VOL 5 NO 2 (2025) : OKTOBER
Publisher : Jurnal Khidmatuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan memegang peran penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas usaha, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Transparansi memungkinkan pelaku usaha menyajikan informasi terbuka bagi pihak berkepentingan, sedangkan akuntabilitas memastikan data keuangan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi laporan keuangan dalam mendukung pertumbuhan UMKM serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses penyusunannya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus pada UMKM Kerupuk Puli Cap Tawon di Desa Gedangan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, serta analisis terhadap dokumen keuangan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai signifikansi pencatatan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Kendala utama meliputi rendahnya pemahaman akuntansi, minimnya kesadaran terhadap manfaat strategis laporan keuangan, disertai kekhawatiran terhadap potensi konsekuensi perpajakan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan sosialisasi dan pendampingan berkelanjutan terkait penyusunan laporan keuangan berbasis standar. Dengan laporan yang transparan dan akuntabel, UMKM berpotensi mendapatkan kemudahan akses permodalan, meningkatkan daya saing, dan membangun kepercayaan dengan investor maupun lembaga keuangan.