Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PENGELOLAAN BAHAYA DALAM PEKERJAAN SURVEI BATIMETRI TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA DI PT. BINAV MAJU SEJAHTERA Sajangbati, Bima Bintang Satria; Rusba, Komeyni; Nur, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.1267

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis pengelolaan limbah padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di PT. Hidup Baru Perdana Abadi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan perusahaan telah mematuhi regulasi yang berlaku. Proses pengelolaan limbah dilakukan dengan menyerahkan limbah kepada pengumpul resmi yang berizin, serta menyusun laporan pelaksanaan kegiatan penyimpanan limbah untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Meskipun perusahaan telah memenuhi banyak kriteria, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi karyawan, perbaikan fasilitas penyimpanan, dan pelaksanaan audit berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur yang aSurvei batimetri merupakan kegiatan pengukuran perairan yang memiliki tingkat risiko kerja relatif tinggi karena dilakukan di lingkungan perairan yang dinamis dan melibatkan penggunaan peralatan teknis. Pengelolaan bahaya yang tidak optimal berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja dan mengganggu produktivitas pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan bahaya dalam pekerjaan survei batimetri terhadap produktivitas pekerja di PT Binav Maju Sejahtera. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen keselamatan kerja. Fokus analisis diarahkan pada penerapan Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), standar operasional prosedur (SOP), serta pelaksanaan safety briefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pengelolaan bahaya yang dilakukan secara konsisten mampu mendukung efisiensi kerja, menjaga kualitas data survei, serta meningkatkan kehadiran dan partisipasi pekerja. Namun demikian, masih ditemukan kendala dalam penerapan di lapangan, terutama terkait faktor cuaca, kondisi peralatan, dan kepatuhan individu terhadap prosedur keselamatan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam memperkuat pengelolaan bahaya guna mendukung produktivitas kerja yang berkelanjutan.