Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tridatu Responsive Inquiry Adaptive Navigation to Enhance Acid-Base Titration Understanding in Bali Schools Ketut Sepdyana Kartini; I Nyoman Tri Anindia Putra; I Made Marthana Yusa; I Nyoman Widhi Adnyana
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v12i2.88273

Abstract

Students' conceptual understanding of acid-base titration remains a challenge in high school science education. This study aims to assess the effectiveness of the TRIAN model in improving cognitive learning outcomes and user satisfaction. A mixed-methods approach was employed, involving 60 high school students in Bali as research participants. Quantitative data were collected through pre-tests and post-tests, while qualitative data were gathered through observations, interviews, and user feedback. The effectiveness evaluation was conducted using Kirkpatrick’s Evaluation Model, focusing on the Learning level to measure knowledge and skill improvements. The results indicated a 50% increase in students' conceptual understanding, with statistically significant improvements based on paired t-test analysis (p < 0.01). Additionally, findings from the User Experience Questionnaire (UEQ) revealed high satisfaction levels, particularly in the dimensions of attractiveness, stimulation, and efficiency. These findings suggest that the TRIAN model effectively enhances cognitive learning outcomes while integrating cultural values into the learning process. This study concludes that the TRIAN model, supported by TitraSee AR, offers a holistic and engaging approach to science education by bridging modern technology and local cultural traditions. Future research could explore the application of this model in various educational and cultural contexts.
Solusi Kreatif Dalam Mengatasi Tantangan Pendidikan Seksual Di Sekolah dengan Buku Cergam “Putri Malu, Jangan Malu” Putu Satria Udnyana Putra; I Made Marthana Yusa; Ngakan Putu Darma Yasa; I Gede Adi Sudi Anggara
Journal of Social Work and Empowerment Vol 4 No 1 (2024): Journal of Social Work and Empowerment - September 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/jswe.v4i1.777

Abstract

Pendidikan seksual merupakan aspek penting dalam menciptakan kesadaran perlindungan diri sejak usia dini, terutama bagi anak-anak sekolah dasar. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi tingginya angka kekerasan seksual terhadap perempuan melalui pendidikan seksual yang dirancang secara inklusif dan menarik. Bersama mitra DIA Foundation, tim merancang buku cerita bergambar berjudul “Putri Malu, Jangan Malu”, yang mengajarkan siswa tentang pentingnya melindungi bagian tubuh yang sensitif. Metode pelaksanaan melibatkan kolaborasi antara ahli pendidikan dan ilustrator untuk memastikan materi sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Buku ini juga diuji kepada siswa SD untuk mendapatkan umpan balik, kemudian disempurnakan agar lebih efektif. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang perlindungan diri dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta inklusif. Diharapkan program ini dapat diperluas ke lebih banyak sekolah dasar, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pelatihan Mendesain Baju dan Media Promosi Bagi Penyandang Disabilitas di UPTD PLD Denpasar I Wayan Adi Putra Yasa; Ngakan Putu Darma Yasa; I Made Marthana Yusa; I Nyoman Agus Suarya Putra; I Nyoman Jayanegara
Jurnal KOMET Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 2 Nomor 3, Juni-J
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v3i1.108

Abstract

Kegiatan ini berangkat dari kenyataan bahwa anak-anak disabilitas sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan kreatif dan peluang kerja. Padahal, mereka memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya visual yang unik dan autentik. Program ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak disabilitas melalui karya yang dapat dipublikasikan dan diapresiasi secara luas, serta membuka peluang kolaborasi dengan UMKM atau komunitas kreatif lokal yang dapat memanfaatkan karya mereka sebagai produk nyata. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, pendampingan langsung, serta praktik berbasis proyek. Peserta akan diajak untuk mengembangkan ide desain kaos yang terinspirasi dari pengalaman pribadi maupun karya teman-teman disabilitas lainnya. Selanjutnya, mereka akan belajar bagaimana mengemas karya tersebut dalam bentuk konten Instagram yang menarik. Pelatihan yang diberikan selama 2 bulan melalui pendekatan langsung mampu membantu para peserta untuk menghasilkan desain baju dan media promosi untuk media sosial yang dapat diposting oleh peserta dengan bantuan dari pendamping. Melalui pendekatan kreatif berbasis desain, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan potensi dan identitas mereka kepada masyarakat luas . Berdasarkan kegiatan tersebut yang berjalan dengan baik dan mampu diterima oleh peserta di tengah keterbatasan waktu dan situasi materi, diharapkan mampu menjadi bekal untuk dapat berkarya dan mengembangkan potensi peserta di UPTD PLD Denpasar.