Sampah telah menjadi masalah serius bagi lingkungan, yangmerugikan kehidupan masyarakat. Dampak negatif terhadap lingkungandapat berupa gangguan terhadap kualitas air, udara, tanah, dankenyamanan lingkungan. Permasalahan pengelolaan sampah salahsatunya terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliori, KecamatanKalibagor, Kabupaten Banyumas. Faktor-faktor yang menyebabkanterjadinya sengketa antara Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumasdengan masyarakat di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Kaliori adalah pencemaran air (bocornya penampungan air lindi),yang menyebabkan air sumur menjadi kecoklatan sehingga tak dapatdikonsumsi, selain itu sawah juga tercemar sehingga tidak bisa lagiditanami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dampakpenutupan TPA Kaliori terhadap pengelolaan sampah di KabupatenBanyumas dan bagaimanakah peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Kabupaten Banyumas dan masyarakat dalam penyelesaian sengketapengelolaan sampah yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)Kaliori. Penelitian ini termasuk ke dalam tipe penelitian hukum empiris.