Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep dasar matematika, khususnya berhitung, pecahan, dan penerapan rumus sederhana di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Permasalahan tersebut muncul karena keterbatasan fasilitas belajar serta minimnya pendampingan orang tua, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan, melalui observasi dan dokumentasi program kerja mahasiswa KKN. Program utama meliputi pendampingan belajar, latihan soal, diskusi kelompok, evaluasi rutin, serta tindak lanjut berupa pemberian rekomendasi kepada orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap operasi hitung dasar dan pecahan, meningkatnya motivasi belajar, terbentuknya pola belajar mandiri, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung anak. Kesimpulan dari program ini adalah bimbingan belajar berbasis KKN efektif dalam mengatasi hambatan belajar matematika di pedesaan, serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat.