YULIARTI YULI
STMIK Palangkaraya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan dan Efektivitas Model Pembelajaran Digital Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Pemahaman Membaca Mahasiswa YULIARTI YULI; Yatin Mulyono
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran digital berbasis kearifan lokal guna meningkatkan pemahaman membaca pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan modifikasi model Borg & Gall, produk dikembangkan melalui studi kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi, dan uji lapangan. Instrumen meliputi tes pemahaman membaca 30 butir (aspek literal, inferensial, kritis; reliabilitas Cronbach’s α > 0,80), lembar validasi ahli (bahasa/literasi, teknologi pendidikan, budaya lokal), angket respons mahasiswa, dan observasi. Validasi ahli berada pada kisaran 86–92% (sangat layak). Uji lapangan melibatkan 40 mahasiswa (desain one-group pretest–posttest). Analisis dilakukan dengan uji normalitas, paired sample t-test (α = 0,05), N-Gain, dan effect size (Cohen’s d). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 64,20 menjadi 82,70; perbedaan signifikan secara statistik (t(39) = 11,70; p < 0,001), effect size sangat besar (d = 1,85), dan N-Gain = 0,52 (kategori sedang). Peningkatan terjadi pada seluruh aspek—literal (62,5→85,5), inferensial (59,0→87,0), dan kritis (55,0→86,0)—dengan lonjakan tertinggi pada aspek kritis. Respons mahasiswa positif (≥79% pada indikator ketertarikan, kemudahan, dan interaktivitas). Temuan menegaskan bahwa integrasi konten berbasis budaya lokal ke dalam platform digital menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna, layak, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca. Implikasi praktis mencakup adopsi model pada kurikulum bahasa dan dukungan infrastruktur serta literasi digital untuk skala implementasi lebih luas.