Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah masih menunjukkan kondisi yang belum optimal, ditandai rendahnya kesadaran dan keterlibatan warga sekolah dalam memilah serta mengelola sampah secara berkelanjutan, sehingga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang terus berulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan, problematika, dan solusi program sedekah sampah di SDN 08 Medono Kota Pekalongan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program dilakukan melalui pengumpulan dan penimbangan sampah secara rutin dengan melibatkan siswa, guru, serta kolaborasi dengan masyarakat, namun menghadapi kendala berupa partisipasi yang belum merata, sistem pengelolaan yang belum terstruktur, keterbatasan sarana, serta kurangnya konsistensi dan koordinasi. Solusi yang dapat dilakukan meliputi penguatan edukasi dan pembiasaan, penyusunan sistem pengelolaan yang jelas, peningkatan fasilitas, serta penguatan kerja sama antar pihak agar program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan edukasi berbasis pembiasaan, penyusunan sistem pengelolaan yang terstruktur, peningkatan sarana pendukung, serta penguatan kolaborasi antar pihak agar program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.