Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang pelaksanaanya melalui dua siklus yang masing-masing terdiri dari satu kali pertemuan. Untuk setiap siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini melalui kusioner (angket), observasi, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 37 peserta didik yang dipilih dari populasi kelas XI.1. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial.Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Script mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari motivasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Cooperaive Script dengan presentase ketuntasan siswa pada siklus I yaiu 73,92%. Namun perlu dilakukan Siklus II agar diperoleh suatu hasil motivasi belajar siswa yang lebih signifikan dan pada penelitian Siklus II diperoleh suatu presentase dengan rata-rata 75,24%. Hal ini menjadi meningkat dibandiingkan dengan Siklus I dan hasil akhir diperoleh dengan kaegori Baik dengan rentan skor (65% - 80%). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Script mamu meningkatkan motivasi belajar sejarah peserta didik. Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran sejarah lebih menarik dan efektif, serta dapat dijadikan sebagai referensi dalam pengembangan metode pembelajaran ineraktif di sekolah.