Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan pola komunikasi mahasiswa dan memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO) akibat penggunaan media sosial yang intensif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan antara tingkat FOMO, penggunaan media sosial, dan akhlak mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) FISH UNJ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan kuesioner yang disebarkan kepada 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori FOMO sedang hingga tinggi, ditandai oleh kecemasan ketika tidak mengakses media sosial, dorongan mengikuti tren, dan kecenderungan membandingkan diri. Kondisi ini berdampak pada melemahnya disiplin belajar, pengelolaan waktu yang kurang baik, serta rendahnya kontrol diri terhadap etika bermedia sesuai nilai Islam. Namun, media sosial juga memberikan manfaat seperti akses informasi keislaman dan dukungan pembelajaran. Temuan ini menegaskan perlunya literasi digital Islami agar mahasiswa mampu memanfaatkan media sosial secara seimbang dan tetap berakhlak.