Muh. Khumaidi Ali
STAI Al Furqan Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Munasabah Ayat sebagai Metode Memahami Kesatuan Makna Al-Qur’an Najamuddin; Awaliyah Musgamy; Muh. Khumaidi Ali
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam menjadi pedoman utama yang wajib diyakini dan dipahami secara menyeluruh untuk menangkap makna utuh dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, fungsi, dan implikasi munasabah ayat sebagai prinsip keterkaitan antar ayat dalam Al-Qur’an yang menekankan hubungan tematis, logis, konseptual, naratif, dan perbandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik penelitian pustaka (library research) dan analisis teks (content analysis). Data primer diperoleh dari Al-Qur’an dan kitab tafsir klasik seperti Āmi‘ al-Bayān (al-Ṭabarī), Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān (al-Qurṭubī), dan Tafsir Ibn Kathīr, sedangkan data sekunder berasal dari literatur ulumul Qur’an, buku, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munasabah ayat membantu memahami kesatuan makna Al-Qur’an melalui pola keterkaitan antar ayat, memperjelas pesan moral, hukum, dan spiritual, serta memudahkan pembaca menafsirkan konsekuensi perbuatan dan hikmah ilahi. Fungsi munasabah ayat mencakup membimbing pemahaman iman, amal, dan moral, memperkuat kesadaran spiritual, dan menjembatani teks wahyu dengan realitas kehidupan. Kesimpulannya, pemahaman munasabah ayat memperkaya tafsir tematik, membentuk kesadaran moral dan spiritual, serta memfasilitasi aplikasi prinsip-prinsip Al-Qur’an secara kontekstual dan holistik dalam kehidupan umat Islam sehari-hari.
Konsep Makkiyah dan Madaniyah dalam Al-Qur’an: Analisis Konseptual, Linguistik, dan Relevansinya bagi Kehidupan Kontemporer Hardillah Hardillah; Muh. Khumaidi Ali; Awaliyah Musgamy
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study of Makkiyah and Madaniyah constitutes a fundamental aspect of ‘Ulūm al-Qur’ān, playing a crucial role in understanding the context of revelation, linguistic characteristics, and the normative purposes of Qur’anic verses. However, previous studies have largely examined Makkiyah and Madaniyah in a fragmented manner, focusing separately on conceptual, linguistic, or social dimensions. This article aims to provide an integrative analysis of Makkiyah and Madaniyah by linking their conceptual foundations, linguistic features, and relevance to contemporary life. This study employs a qualitative approach using library research methods, drawing on classical and contemporary literature in ‘Ulūm al-Qur’ān, Arabic linguistics, and Qur’anic studies. The findings indicate that Makkiyah and Madaniyah function not merely as historical classifications, but as epistemological frameworks reflecting stages in the construction of Qur’anic discourse—from the formation of theological and moral consciousness to the institutionalization of these values within social structures. From a linguistic perspective, the distinct styles of Makkiyah and Madaniyah verses demonstrate an adaptive communicative strategy tailored to the social context of their audiences. In contemporary terms, an integrative understanding of Makkiyah and Madaniyah contributes to the development of a balanced religious paradigm that harmonizes spiritual and social dimensions. This study underscores the significance of Makkiyah and Madaniyah as a hermeneutical paradigm for contextual and socially relevant interpretations of the Qur’an.