Maryami
Universitas Sahid, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Komunikasi Visual sebagai Media Informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah Eko Agung Sugiyarto; Maryami
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah generasi milenial yang ketat dan berteknologi tinggi, setiap individu kreatif harus memiliki daya saing tinggi, kualitas diri yang baik, dan keahlian untuk dapat bersaing di dunia kerja nyata. Selain itu, perusahaan juga harus memiliki teknologi pribadi dan teknologi yang memadai untuk bersaing di era globalisasi saat ini. Karena itu, tujuan proyek adalah untuk menerapkan pengalaman ke dunia nyata. Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Tengah membuat komunikasi visual seperti flyer, brosur, cover buku, dan logo. Diharapkan juga bahwa temuan penelitian ini akan menghasilkan gambaran komunikasi yang menarik, menghibur, dan mendidik yang terintegrasi dengan persiapan dan pengawasan yang dilakukan di bawah payung hukum. 
Komunikasi Simbolik dalam Ritual Sedekah Laut di Pantai Kertojayan Purworejo Eko Agung Sugiyarto; Maryami
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian literatur ini adalah untuk menyelidiki makna, bahasa, dan interaksi simbolik dalam memahami elemen komunikasi dalam ritual sedekah laut yang dilakukan di Pantai Kertojayan, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Model komunikasi ritual terdiri dari elemen-elemen komunikasi ini dan digunakan sebagai cara untuk mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional di kalangan masyarakat. Ritual ini berkembang menjadi suatu kebiasaan (tindakan turun-temurun) yang menggabungkan elemen komunikasi transendental dalam konteks ini. Ritual sedekah laut adalah sinkronisasi adat istiadat dengan tindakan atau perilaku yang direncanakan, terutama adat Jawa bagi penduduk pesisir pantai selatan. Untuk tujuan penelitian ini, penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi secara kualitatif, sudut pandang interpretatif, dan teori pendekatan interaksionisme simbolik. Pendekatan ini didasarkan pada tiga premis utama George Herbert Mead tentang pikiran (Mind), diri (Self), dan berasal dari masyarakat (Society), yang masing-masing menekankan simbol, hubungan, dan interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual sedekah laut melambangkan rasa terima kasih dan permohonan perlindungan kepada Sang Pencipta dari simbol-simbol yang diciptakan. Nilai-nilai budaya yang dilestarikan oleh masyarakat kemudian menjadi objek wisata budaya bahari di Kabupaten Purworejo.