Hizkia Septiniel Sutanto
Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KURIKULUM PAK KONTEKSTUAL BAGI ANAK SD: MENANAMKAN NILAI KRISTIANI DITENGAH PERUBAHAN ZAMAN Dominggus Alli; Soleman Tinglioy; Hizkia Septiniel Sutanto; Yendri
Parakletos : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 1 (2025): Menghadirkan Teologi ditengah Keberagaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67353/jp.v2i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis desain kurikulum Pendidikan Agama Kristen (PAK) untuk anak sekolah dasar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di era digital. Latar belakangnya adalah kenyataan bahwa kurikulum PAK di banyak sekolah masih berfokus pada pendekatan kognitif saja, sehingga kurang menyentuh aspek afektif dan konatif yang penting dalam pembentukan iman anak. Selain itu, perkembangan teknologi digital yang pesat mengharuskan kurikulum yang kontekstual, adaptif, dan mampu menanamkan nilai Kristiani tanpa terlepas dari realitas budaya anak masa kini. Kebaruan penelitian ini terletak pada usaha mengintegrasikan nilai Kristiani dengan tantangan era digital melalui kajian literatur yang mendalam, sehingga menghasilkan konsep kurikulum PAK yang lebih relevan dan dapat diterapkan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, mengumpulkan data dari jurnal, buku, dan penelitian terkait dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kurikulum PAK yang kontekstual harus mempertimbangkan karakteristik psikologis anak SD, menanamkan nilai iman di konteks digital, serta mengaplikasikan strategi pembelajaran kreatif yang adaptif dengan perkembangan zaman. Kesimpulannya, kurikulum PAK di sekolah dasar perlu diarahkan untuk membentuk iman dan karakter anak agar mereka mampu hidup sebagai saksi Kristus di tengah tantangan era digital.
Sosial-Budaya Teologi Asia dan Relevansinya Bagi Pendidikan Agama Kristen di Indonesia Hizkia Septiniel Sutanto
Theosebia: Jurnal Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Psikospiritual Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/theosebia.v3i1.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai misi Kristen awal di Asia, seperti inkulturasi, dialog antarbudaya dan menganalisis urgensi Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang kontekstual dan transformatif dalam menghadapi realitas pluralitas dan dinamika pendidikan di Indonesia. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan model pembelajaran PAK yang lebih relevan dengan kehidupan peserta didik dan kebutuhan gereja masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai kajian akademik terkait pembelajaran kontekstual, inkulturasi iman, dialog budaya, serta profesionalitas guru PAK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual dalam PAK mampu meningkatkan pemahaman iman, keterlibatan belajar, serta integrasi nilai-nilai Kristen dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Selain itu, integrasi budaya lokal, penggunaan metode partisipatif, serta evaluasi berbasis transformasi sosial menjadi elemen penting dalam memperkuat relevansi PAK di tengah pluralitas dan era digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PAK harus bergerak dari sekadar transfer pengetahuan menuju pembentukan iman yang otentik, reflektif, dan berdampak sosial melalui penguatan kapasitas guru serta desain pembelajaran yang adaptif terhadap konteks lokal dan tantangan zaman. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum PAK berlandaskan dialog budaya, partisipasi aktif peserta didik, dan kolaborasi dengan komunitas lokal sebagai wujud nyata pendidikan iman yang hidup dan transformatif.