Abdul Rahman Prasetyo
Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang No.5, Sumbersari, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur – 65145

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Badak Jawa sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Seni Lukis Dekoratif dengan Teknik Digital Bryan Pramana Putra; Anak Agung Gde Rai Arimbawa; Abdul Rahman Prasetyo
INVENSI Vol 10, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Graduate School of the Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/invensi.v10i1.14183

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat beragam, terutama pada hewan endemiknya. Badak Jawa merupakan salah satu hewan endemik Indonesia yang terancam punah. Badak Jawa hanya dapat ditemukan di Pulau Jawa tepatnya pada Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Terancam punahnya badak Jawa membuat pencipta prihatin dan terdorong untuk menjadikannya sumber inspirasi dalam memvisualisasikan objek badak Jawa ke dalam karya seni lukis digital bergaya dekoratif. Tujuan penciptaan karya ini adalah untuk mendeskripsikan konsep penciptaan karya seni lukis gaya dekoratif dengan teknik digital dari inspirasi badak Jawa sebagai ide kreasi seni, mendeskripsikan proses penciptaan karya seni lukis gaya dekoratif dengan teknik digital dari inspirasi badak Jawa sebagai ide kreasi seni, dan mendeskripsikan visualisasi hasil karya seni lukis gaya dekoratif dengan teknik digital dari inspirasi badak Jawa sebagai ide kreasi seni. Dalam menciptakan karya seni ini menggunakan metode penciptaan L. H. Chapman yang terdiri dari tiga tahapan, di antaranya adalah tahap permulaan, tahap penyempurnaan, dan tahap visualisasi. Karya yang dihasilkan yaitu karya seni lukis gaya dekoratif bertema badak Jawa sebanyak enam karya dengan judul sebagai berikut: 1. “Barang yang Berharga”, 2. “Diburu”, 3. “Menunggu”, 4. “Tersembunyi”, 5. “Ku Ingin Bebas”, dan 6. “Lestarikan”. Keenam karya dijadikan pencipta sebagai pembelajaran kepada masyarakat untuk lebih menjaga tempat konservasi badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon.  Javan Rhino as a Source of Inspiration for Decorative Painting with Digital TechniqueABSTRACTIndonesia has a very diverse biodiversity, especially in its endemic animals. The Javan rhino is one of Indonesia's endemic animals that is threatened with extinction. Javanese rhinos can only be found on the island of Java, precisely in Ujung Kulon National Park, Banten. The endangerment of the Javan rhino made the creator concerned and encouraged to be a source of inspiration in visualizing the Javan rhino object into a decorative digital painting. The purpose of the creation of this work is to describe the concept of creating decorative style paintings with digital techniques from the inspiration of Javan rhino as an idea of art creation, describe the process of creating decorative style paintings with digital techniques from the inspiration of Javan rhino as an idea of art creation, and describe the visualization of the results of decorative style paintings with digital techniques from the inspiration of Javan rhino as an idea of art creation. In creating this artwork, I used L. H. Chapman's creation method, which consists of three stages, including the initiation stage, the refinement stage, and the visualization stage.  The resulting artworks are six decorative style paintings with the theme of Javan rhino,s with the following titles: 1. “Precious Goods”, 2. “Hunted”, 3. “Waiting”, 4. “Hidden”, 5. “I Want to Be Free”, and 6) “Preserve”. The six works are used by the creator as a lesson to the public to better protect the Javan rhino conservation area in Ujung Kulon National Park.  
Kegiatan Illegal Logging di Kawasan Hutan Lindung sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Lukis Pop Surealis Ervinia Cahya; Triyono Widodo; Abdul Rahman Prasetyo
INVENSI Vol 11, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Graduate School of the Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/invensi.v11i1.19786

Abstract

Kegiatan illegal logging tiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan tanpa adanya solusi untuk menangani dan dampaknya bisa membawa bencana keseimbangan ekosistem yang rusak. Berdasarkan permasalahan latar belakang tersebut penulis terdorong untuk memvisualisasikan dalam karya illegal logging sebagai ide Penciptaan karya Seni Lukis. Proses pembuatan karya dibuat dengan tema kerusakan lingkungan tentang illegal logging, hal ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis, dari hasil pengamatan dan pengumpulan referensi mengenai isu kerusakan lingkungan akibat illegal logging. Tujuan dibuat karya seni lukis ini sebagai media interaksi dengan masyarakat melalui karya seni lukis. Metode yang digunakan yaitu metode dari L.H. Chapman terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap menemukan gagasan, menyempurnakan, dan visualisasi. Penciptaan karya seni lukis ini bertujuan agar meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kepedulian terhadap lingkungan. Hasil dari penelitian ini menghasilkan enam karya lukis berobjek tentang kegiatan illegal logging yang dilakukan tanpa izin dan berdampak buruk pada ekosistem lingkungan sekitar. Keenam karya tersebut berjudul berburu pohon, Gone, Nonton TV, Hope, Invasi, Puppet Show. Illegal Logging Activities in Protected Forest Areas as an Idea for the Creation of Surreal Pop Paintings ABSTRACT Illegal logging activities each year experience a significant increase without any solution to deal with and the impact can bring disaster to the balance of a damaged ecosystem. Based on these background problems, the author is motivated to visualize illegal logging as an idea for the creation of paintings. The process of making the work is made with the theme of environmental damage regarding illegal logging, this is based on the author's personal experience, from observations and collection of references regarding the issue of environmental damage due to illegal logging. The purpose of making this painting is as a medium for interaction with the public through painting. The method used is the method of L.H. Chapman consists of three stages, namely the stage of finding ideas, perfecting, and visualizing. The creation of this painting aims to increase public awareness about environmental care. The results of this study resulted in six paintings with the object of illegal logging activities carried out without permits and having a negative impact on the surrounding environmental ecosystem. The six works are entitled Tree Hunt, Gone, Watch TV, Hope, Invasion, Puppet Show.