Fidela Neysa Kaulika
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SI CIPUNG program: Hygiene education to prevent stunting at Gunungsari Elementary School, Cianjur Devita Aura Hermawan; Fidela Neysa Kaulika; Resa Aisyah Isna Asyaroh
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62535

Abstract

Stunting is described as a toddler who has a height below the standard height. Stunting is characterized by recurring and prolonged nutritional problems. Some efforts that can be made related to stunting include handwashing and environmental cleanliness. Our main target in implementing the 'SI CIPUNG' (Handwashing and Environmental Care Education) program across all elementary schools in Gunungsari Village, Cianjur, to reduce and even minimize stunting rates is because children are still vulnerable to infections. The method used in this community service includes lectures, socialization, and practical application of the program, specifically educating on how to wash hands properly and correctly. The results of this community service indicate that many students still do not know how to wash their hands properly and correctly. Therefore, the 'SI CIPUNG' program or 'Handwashing and Environmental Care Education' as a promotive and preventive effort against stunting in elementary school students in Gunungsari Village can serve as a learning platform for students to understand and comprehend the importance of maintaining cleanliness in their daily lives and the significance of hygiene in improving health quality. Furthermore, another effort that can be made is to provide training to care for the surrounding environment. Values for maintaining health and cleanliness instilled from an early age are expected to serve as a foundation for a healthy lifestyle and for preventing stunting.   Abstrak Stunting digambarkan sebagai seorang balita yang memiliki tinggi badan lebih rendah dari standar tinggi biasanya. Stunting merupakan salah satu karakteristik yang ditandai dengan masalah gizi yang berulang dan dalam waktu yang lama. Beberapa upaya yang dapat dilakukan yang berkaitan dengan stunting yaitu mencuci tangan dan kebersihan lingkungan. Target utama kami melakukan program kerja ‘SI CIPUNG’ (Edukasi Cuci Tangan dan Peduli Lingkungan) ke seluruh sekolah dasar yang ada di Desa Gunungsari, Cianjur, dalam mengurangi bahkan meminimalisir angka stunting adalah karena anak masih rentan terkena infeksi. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu mulai dari ceramah, sosialisasi sampai dengan praktik penerapan program kerja yaitu dengan mengedukasi bagaimana cara mencuci tangan yang baik dan benar. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa masih banyak peserta didik yang belum mengetahui bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar, maka Program kerja ‘SI CIPUNG’ atau ‘Edukasi Cuci Tangan dan Peduli Lingkungan sebagai upaya promotif dan preventif stunting pada peserta didik sekolah dasar di Desa Gunungsari dapat menjadi wadah pembelajaran agar peserta didik dapat tahu dan paham dalam menjalankan perilaku kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat serta pentingnya menjaga kebersihan dalam meningkatkan kualitas kesehatan. Lebih lanjut upaya yang dapat dilakukan lainnya adalah memberikan pembekalan untuk dapat peduli dengan lingkungan sekitar. Nilai-nilai untuk dapat menjaga kesehatan serta kebersihan yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal dalam upaya hidup sehat serta mencegah stunting. Kata Kunci: edukasi; kebersihan lingkungan; cuci tangan
PERAMALAN KUALITAS UDARA KOTA BANDUNG DENGAN METODE FUZZY MAMDANI DAN ALGORITMA GENETIKA-FUZZY TIME SERIES Fidela Neysa Kaulika; Kartika Yulianti; Entit Puspita; Rini Marwati
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/epsilon.v19i1.14891

Abstract

Air quality is an important element that has a significant impact on human health and comfort as well as environmental sustainability. Bandung City, as one of the major cities in Indonesia, has experienced a significant increase in the volume of motorized vehicles and the number of industrial plants, which has led to a decrease in air quality. This research aims to forecast air quality in Bandung City using the fuzzy time series method optimized by a genetic algorithm. The parameters that determine air quality used include PM2.5 concentration, PM10 concentration, and NO2 concentration. In this research, fuzzy logic is applied to process the historical data of these parameters into output data in the form of air quality estimation by forming a Fuzzy Inference System (FIS) using fuzzy Mamdani. The results showed that the combined genetic algorithm and fuzzy time series method produced more accurate air quality forecasting than the fuzzy time series method alone, with a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) accuracy rate of 8,52%, which is included in the excellent and successful forecasting category