Khalil Gibran
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Empowering Sukadami village youth group with UPI thematic KKN based on partnership Annisa Trian Juliarti; Fasha Aulia Desiana; Khalil Gibran
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62490

Abstract

Karang Taruna is a social community organization that exists in an area in each region. Although in general Karang Taruna members are young people, it does not become a barrier or obstacle to continue to advance an area, even on a large scale such as a village, sub-district or district. There is a phenomenon where the sense of social community in Sukadami Village, Purwakarta is decreasing due to the impact of the COVID-19 pandemic. This is because it is a barrier for Sukadami residents to carry out activities related to residents. Indirectly, this has an impact on the individuals of the village residents in social community issues. The purpose of this service is to encourage the empowerment of Karang Taruna Sukadami Village in order to foster harmony, solidarity, and family that have long been lost due to the COVID-19 pandemic. The method used in this service is a direct approach by going into the community. The result of this service activity is the togetherness that is established between students implementing service activities with Karang Taruna carried out by UPI thematic KKN students through the 17 August independence competition work program in Sukadami Village as a form of community empowerment. This community service activity certainly also encourages one of the goals of the SDG's program in goal 17, namely, partnerships to achieve goals.   Abstrak Karang Taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang ada di sebuah daerah pada tiap wilayah. Meskipun secara umum anggota Karang Taruna adalah para pemuda, namun tak menjadi pembatas atau penghalang untuk terus memajukan suatu wilayah bahkan skala besar seperti desa, kelurahan atau kabupaten. Terdapat fenomena di mana berkurangnya rasa sosial kemasyarakatan di Desa Sukadami, Purwakarta dikarenakan dampak pandemi COVID-19. Hal tersebut dikarenakan menjadi pembatas warga Sukadami untuk melakukan kegiatan yang bersangkutan dengan warga. Secara tidak langsung, hal ini berdampak pada pribadi warga desa tersebut dalam masalah sosial kemasyarakatan. Tujuan dari pengabdian ini adalah mendorong pemberdayaan Karang Taruna Desa Sukadami guna menumbuhkan keharmonisan, solidaritas dan kekeluargaan yang telah lama hilang dikarenakan pandemi COVID-19. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah pendekatan langsung dengan terjun ke masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terjadinya kebersamaan yang terjalin antara mahasiswa pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan Karang Taruna yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN tematik UPI melalui program kerja perlombaan kemerdekaan 17 Agustus di Desa Sukadami sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini tentunya juga mendorong salah satu tujuan pada program SDG's pada tujuan ke 17 yaitu, kemitraan untuk mencapai tujuan. Kata Kunci: karang taruna; kuliah kerja nyata; pengabdian masyarakat; SDG’s