Maria Grasella Tunya
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garment yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2023 Theresa Yuliana Jaeng; Maria Grasella Tunya; Valeria Eldyn Gula
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 2 (2025): JANUARY 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i2.183

Abstract

The aim of this research was to evaluate the financial performance of manufacturing companies in the textile and garment sector that are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2023 by analyzing various financial ratios such as liquidity, solvency, profitability, and activity. The study utilized secondary data and employed a quantitative research approach, focusing on 18 companies as the subjects. Data was collected through documentation methods. The findings revealed that only PT. Tifico Fiber Indonesia Tbk consistently maintained a high liquidity ratio each year, indicating a strong financial position. Both PT Buana Artha Anugerah Tbk and PT. Tifico Fiber Indonesia Tbk were noted to be solvent companies as they maintained low debt ratios throughout the years. Additionally, PT. Panasia Indo Resources Tbk demonstrated impressive profitability over the past three years. Uni-Charm Indonesia Tbk and PT Pan Brothers Tbk also performed well in terms of activity ratios, surpassing industry benchmarks.  
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA SEBAGAI ALAT UNTUK MEMASTIKAN LIKUIDITAS PADA PT UNILEVER INDONESIA TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020–2024 Maria Kholastika Bela; Yosefina Andia Dekrita; Maria Grasella Tunya
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Accounting Unipa
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber dan penggunaan modal kerja sebagai alat untuk memastikan likuiditas pada PT Unilever Indonesia Tbk periode 2020-2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan audited yang diperolah dari bursa efek indonesia. Analisis dilakukan melalui laporan Neraca Perbandingan, laporan perubahan modal kerja, laporan sumber dan penggunaan modal kerja, serta rasio likuiditas yang meliputi Current Ratio, dan Quick Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber modal kerja terutama berasal dari penurunan aset tidak lancar dan peningkatan liabilitas jangka panjang, sedangkan penggunaan modal kerja terutama disebabkan oleh pembayaran dividen, penurunan liabilitas imbalan kerja, dan liabilitas sewa jangka panjang. Penggunaan modal kerja yang selalu lebih besar daripada sumbernya menyebabkan penurunan modal kerja bersih selama periode penelitian. Rasio likuiditas juga menunjukan tren menurun dan berada di bawah standar industri. Temuan ini membuktikan bahwa analisis sumber dan penggunaan modal kerja efektif dalam menilai likuiditas perusahaan serta menunjukan adanya strategi pendanaan agresif yang berdampak pada melemahnya likuiditas PT Unilever Indonesia Tbk.
ANALISIS PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN PENETAPAN HARGA JUAL KAIN TENUN IKAT PADA SANGGAR LEPO LORUN NITA Fransiska Enjelina Welin; Maria Nona Dince; Maria Grasella Tunya
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Accounting Unipa
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Activity Based Costing dalam perhitungan harga pokok produksi dan implikasinya terhadap penentuan harga jual kain tenun ikat pada sanggar Lepo Lorun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ABC menghasilkan informasi biaya yang lebih rinci dibandingkan metode sederhana yang digunakan Sanggar. Implikasi penerapan metode ABC terhadap penentuan harga jual menunjukkan bahwa penentuan harga jual menggunakan metode cost plus pricing dan markup pricing menghasilkan harga jual yang lebih terstruktur karena didasarkan pada perhitungan harga pokok produksi yang lebih rinci. Dengan metode ABC dapat membantu menghasilkan informassi biaya yang lebih akurat sebagai dasar dalam menentukan harga jual kain tenun ikat.
ANALISIS PENERAPAN SAK EMKM PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS DANA SUMBANGAN UMKM BUDIDAYA RUMPUT LAUT Maria Magdalena Loung Sogen; Wilhelmina Maryetha Yulia Jaeng; Maria Grasella Tunya
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Accounting Unipa
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Penyusunan Laporan Keuangan untuk Meningkatkan Akuntabilitas Dana Sumbangan UMKM Budidaya Rumput Laut Kelompok Watan Lolon Desa Watowara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pngumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumntasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyusunan laporan keuangan pada UMKM Budidaya Rumput Laut Watan Lolon masih dilakukan secara sederhan dan belum sepenuhnya menerapkan SAK EMKM. Pencatatan keuangan hanya berfokus pada penerimaan dan pengeluaran kas tanpa adanya laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan secara lengkap. Setelah penerapan SAK EMKM, penyusunan laporan keuangan menjadi lebih sistematis, terstruktur, dan mudah dipahami. Selain itu, penerapan SAK EMKM mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana sumbangan sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pihak pemberi dana terhadap kelompok UMKM.
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN KAMPUNG TENUN SEBAGAI OBJEK WISATA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KAMPUNG BENA KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA Paulina Rofina Itu; Pipiet Niken Aurelia; Maria Grasella Tunya
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Accounting Unipa
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan Kampung Tenun sebagai objek wisata budaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kampung Bena, Kecamatan Jerebu'u, Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengrajin tenun, aparat desa, dan wisatawan sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Bena memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata budaya melalui kekayaan sejarah kampung adat, kearifan lokal, tradisi menenun, motif tenun khas, serta partisipasi aktif masyarakat. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan promosi, sarana dan prasarana, inovasi produk, serta pengelolaan destinasi wisata. Upaya pengembangan dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, promosi berbasis digital, penguatan kelembagaan, penyediaan infrastruktur, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta pelaku pariwisata. Pengembangan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya peluang usaha, pelestarian budaya, serta penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat lokal yang berkelanjutan dan inklusif.