Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Tekanan Anggaran, Locus of Control, dan Budaya Organisasi terhadap Senjangan Anggaran (Budgetary Slack) PT Wahana Semesta Evi Yuli Susanti; amin
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan anggaran, locus of control, dan budaya organisasi terhadap senjangan anggaran (budgetary slack) pada PT Wahana Semesta. Senjangan anggaran merupakan perilaku penyusunan anggaran yang disengaja untuk membuat target lebih mudah dicapai, sehingga dapat menurunkan efektivitas sistem pengendalian manajemen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan yang terlibat dalam proses penyusunan anggaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 62 orang. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap budgetary slack. Locus of control juga berpengaruh positif dan signifikan, di mana individu dengan kecenderungan external locus of control lebih berpotensi menciptakan senjangan anggaran. Sementara itu, budaya organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap budgetary slack, yang berarti budaya organisasi yang kuat mampu menekan praktik manipulasi dalam penyusunan anggaran. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap budgetary slack dengan nilai koefisien determinasi sebesar 54%. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis individu dan lingkungan organisasi berperan penting dalam membentuk perilaku penyusunan anggaran.
Persepsi Akuntan terhadap Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence dalam Penyusunan Laporan Keuangan di PT Cahaya Anugerah Rizki; Amin
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi akuntan terhadap penggunaan teknologi artificial intelligence dalam penyusunan laporan keuangan di PT Cahaya Anugerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah akuntan atau pihak yang terlibat langsung dalam proses penyusunan laporan keuangan di perusahaan. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntan di PT Cahaya Anugerah pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap penggunaan teknologi artificial intelligence karena dinilai mampu mempercepat proses pengolahan data, meningkatkan efisiensi kerja, serta membantu mengurangi pekerjaan yang bersifat rutin dalam penyusunan laporan keuangan. Namun demikian, akuntan juga menunjukkan sikap hati-hati karena penggunaan teknologi ini masih memiliki keterbatasan, seperti potensi kesalahan hasil, ketidaktepatan klasifikasi data, risiko keamanan informasi, serta ketergantungan berlebihan pada sistem. Oleh karena itu, penggunaan artificial intelligence dalam penyusunan laporan keuangan dipandang sebagai alat bantu yang mendukung pekerjaan akuntan, bukan sebagai pengganti penuh peran akuntan. Keberhasilan penerapan teknologi ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, pengawasan internal, dan kemampuan akuntan dalam melakukan verifikasi atas hasil yang dihasilkan sistem.
Optimasi Sistem Agroforestry dengan Pemanfaatan IoT di Desa Binaan: Pengaruh Terhadap Produktivitas, Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Wulandari; Amin; Hendra
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): OKTOBER
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i4.57

Abstract

Penelitian ini mengkaji optimasi sistem agroforestry melalui pemanfaatan Internet of Things (IoT) di sebuah desa binaan, serta pengaruh intervensi tersebut terhadap produktivitas lahan, pendapatan rumah tangga tani, dan kesejahteraan komunitas. Pendekatan penelitian menggabungkan desain eksperimental terapan (pilot), pemantauan sensor IoT (kelembaban tanah, suhu, sensor cuaca, dan monitoring perawatan tanaman), serta survei kuantitatif dan wawancara kualitatif dengan petani peserta program. Temuan menunjukkan bahwa integrasi IoT dalam praktik Agroforestry memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data, memungkinkan pengaturan irigasi dan aplikasi nutrisi yang lebih presisi, yang secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan efisiensi produksi dan pengurangan kerugian produksi. Selain itu, adopsi praktik Agroforestry yang didukung teknologi memperkuat diversifikasi sumber pendapatan dan memberikan jalur peningkatan kesejahteraan melalui penambahan pendapatan non-musiman dan pengurangan kerentanan terhadap guncangan iklim. Hasil ini konsisten dengan bukti yang menunjukkan bahwa Agroforestry meningkatkan layanan ekosistem dan potensi pendapatan bagi rumah tangga tani (Miller, 2019; Castle, 2022), serta literatur yang menilai peran IoT dalam meningkatkan efisiensi dan manajemen pertanian modern (Duguma, 2024; Kumar, 2024). Implikasi kebijakan menekankan perlunya program subsidi awal, pelatihan teknis untuk petani, dan mekanisme pembiayaan yang memadai agar teknologi IoT dapat diadopsi secara inklusif di komunitas pedesaan.
Transformasi Warung Tradisional Menjadi Warung Digital Berbasis QR Payment Studi Kasus Pada Warung Bu Mur Hendra; Amin; Fitri
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i2.72

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam sistem transaksi ekonomi, termasuk pada usaha mikro seperti warung tradisional. Digitalisasi pembayaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi transaksi serta memberikan kemudahan bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi warung tradisional menjadi warung digital melalui penerapan sistem pembayaran berbasis QR Payment pada Warung Bu Mur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang dikemukakan oleh Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi warung digital dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengenalan teknologi pembayaran digital kepada pemilik warung, pendaftaran QRIS melalui penyedia layanan pembayaran digital, pemasangan kode QR di area kasir, serta edukasi kepada pelanggan mengenai penggunaan QR Payment. Implementasi sistem pembayaran digital memberikan berbagai manfaat seperti kemudahan dan kecepatan transaksi, peningkatan kepuasan pelanggan, serta pencatatan transaksi yang lebih tertata. Namun demikian, penerapan sistem pembayaran digital juga menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan literasi digital pelaku usaha, kebiasaan sebagian pelanggan yang masih menggunakan uang tunai, serta ketergantungan pada jaringan internet. Transformasi digital ini menunjukkan bahwa warung tradisional dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan meningkatkan daya saing usaha.
Manajemen Pemasaran Berbasis Kepercayaan sebagai Kunci Persaingan Bisnis Digital Amin
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.265

Abstract

Perkembangan bisnis digital telah mengubah cara perusahaan membangun hubungan dengan konsumen. Persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh harga, kualitas produk, atau promosi, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan menciptakan kepercayaan yang konsisten dalam setiap interaksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen pemasaran berbasis kepercayaan sebagai strategi utama dalam memenangkan persaingan bisnis digital. Kepercayaan dipahami sebagai keyakinan konsumen terhadap integritas, kompetensi, transparansi, keamanan, dan kepedulian perusahaan dalam memenuhi janji nilai yang ditawarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap teori pemasaran, perilaku konsumen, kepercayaan, loyalitas, dan pemasaran digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepercayaan berperan sebagai penghubung antara pengalaman digital, kepuasan, loyalitas, dan advokasi konsumen. Dalam pasar digital yang penuh ketidakpastian, konsumen cenderung memilih merek yang dianggap aman, jujur, responsif, dan mampu menjaga data pribadi. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan kepercayaan ke dalam strategi pemasaran, komunikasi merek, layanan pelanggan, pengelolaan ulasan, dan tata kelola data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan bukan sekadar nilai moral, melainkan aset strategis yang dapat meningkatkan daya saing bisnis digital secara berkelanjutan.
Analisis Cashless Society terhadap Pengendalian Keuangan Pribadi Mahasiswa di Era Digital Amin
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 4 (2026): MAY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i4.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cashless society terhadap pengendalian keuangan pribadi mahasiswa di era digital. Cashless society dalam penelitian ini dipahami sebagai ekosistem penggunaan pembayaran nontunai yang mencakup QRIS, dompet digital, mobile banking, kartu elektronik, transfer instan, serta layanan kredit digital seperti paylater. Fenomena ini relevan karena mahasiswa merupakan kelompok pengguna teknologi yang relatif adaptif, tetapi pada saat yang sama rentan terhadap perilaku konsumtif, promosi digital, transaksi impulsif, dan rendahnya disiplin anggaran. Artikel ini disusun sebagai naskah konseptual dan rancangan empiris dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Variabel utama yang dikaji adalah cashless society sebagai variabel independen dan pengendalian keuangan pribadi sebagai variabel dependen, dengan literasi keuangan, self-control, pencatatan transaksi digital, dan impulsive buying sebagai variabel yang dapat memperkuat atau menjelaskan hubungan tersebut. Secara konseptual, cashless society dapat meningkatkan pengendalian keuangan apabila mahasiswa memanfaatkan riwayat transaksi, notifikasi saldo, fitur budgeting, dan pembatasan pengeluaran. Namun, pembayaran digital juga dapat melemahkan pengendalian apabila kemudahan transaksi menurunkan rasa sakit saat membayar, mempercepat keputusan pembelian, dan meningkatkan konsumsi berbasis promosi. Artikel ini menawarkan model penelitian, hipotesis, operasionalisasi variabel, instrumen kuesioner, serta strategi analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil pembahasan konseptual menunjukkan bahwa dampak cashless society terhadap pengendalian keuangan pribadi bersifat ambivalen: teknologi dapat menjadi alat kontrol keuangan sekaligus pemicu perilaku konsumtif, tergantung pada literasi keuangan, disiplin diri, dan cara mahasiswa menggunakan fitur digital.