Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi akuntan terhadap penggunaan teknologi artificial intelligence dalam penyusunan laporan keuangan di PT Cahaya Anugerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah akuntan atau pihak yang terlibat langsung dalam proses penyusunan laporan keuangan di perusahaan. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntan di PT Cahaya Anugerah pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap penggunaan teknologi artificial intelligence karena dinilai mampu mempercepat proses pengolahan data, meningkatkan efisiensi kerja, serta membantu mengurangi pekerjaan yang bersifat rutin dalam penyusunan laporan keuangan. Namun demikian, akuntan juga menunjukkan sikap hati-hati karena penggunaan teknologi ini masih memiliki keterbatasan, seperti potensi kesalahan hasil, ketidaktepatan klasifikasi data, risiko keamanan informasi, serta ketergantungan berlebihan pada sistem. Oleh karena itu, penggunaan artificial intelligence dalam penyusunan laporan keuangan dipandang sebagai alat bantu yang mendukung pekerjaan akuntan, bukan sebagai pengganti penuh peran akuntan. Keberhasilan penerapan teknologi ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, pengawasan internal, dan kemampuan akuntan dalam melakukan verifikasi atas hasil yang dihasilkan sistem.