Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

English Language Needs Analysis for Electrical Engineering Students: A Case Study at Tulungagung University Mochamad
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.248

Abstract

The need for English language proficiency in engineering is increasing along with industrial globalization, technological developments, and the dominance of English-language scientific literature. This study aims to analyze the English language needs of Electrical Engineering students at Tulungagung University as a basis for developing a contextual, needs-based English for Specific Purposes (ESP) curriculum. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through questionnaires, semi-structured interviews, and curriculum document analysis with students, lecturers, and industry stakeholders. The needs analysis refers to the target needs and learning needs framework as proposed by Hutchinson and Waters (1987) and Dudley-Evans and St John (1998). The results show that students require more skills in reading technical texts, understanding equipment manuals, writing lab reports, and oral communication skills for project presentations and technical discussions. In addition, there is a gap between general English material and the demands of academic and professional competencies in engineering. These findings align with global research that emphasizes the importance of a needs-based approach in ESP development (Basturkmen, 2010; Hyland, 2006). Therefore, this study recommends the development of a needs-based syllabus integrated with the context of Electrical Engineering and collaboration with the industrial world to enhance learning relevance. This research contributes to enriching ESP studies in the engineering field in the context of Indonesian higher education.
Peningkatan Daya Saing UMKM Kuliner Khas Tulungagung melalui Inovasi Kemasan dan Pemasaran Digital Mochamad; Teguh; Miya Dewi
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i1.68

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner khas Tulungagung memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal. Namun, sebagian pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam meningkatkan daya saing produk, terutama pada aspek kemasan dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner melalui inovasi kemasan dan pemanfaatan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan pelaku UMKM secara langsung melalui observasi, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan desain kemasan, serta pendampingan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya kemasan sebagai identitas produk dan strategi pemasaran. Inovasi kemasan yang diterapkan mampu meningkatkan daya tarik produk, sedangkan pemasaran digital membantu memperluas jangkauan pasar. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM kuliner khas Tulungagung.