This Author published in this journals
All Journal Share
Bessouyah Mouna
Ahmed Zabana University - Relizane

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Does Financial Innovation Mediate Risk in Islamic Banking? Evidence from Algeria Bessouyah Mouna; Mimouni Yassine
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): IN PROGRESS
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.0100

Abstract

As Islamic banks face increasingly complex financial environments, particularly in regulatory settings like Algeria, Islamic financial engineering emerges as a critical tool for managing the risks tied to Sharia-compliant financing instruments. This study develops a comprehensive model examining the dimensions of Islamic financial engineering (IFE) and their impact on the risks of Islamic financing Formulas, with financial innovation acting as a mediating variable. A descriptive and quantitative research approach was adopted. Data were collected via 150 questionnaires distributed to Islamic banking professionals in Algeria (Al-Baraka Bank, Al-Salam Bank, and Islamic windows) and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS software. The results reveal that IFE does not have a significant direct impact on mitigating the risks of Islamic financing Formulas. Instead, its influence is fully and significantly mediated by financial innovation. These findings emphasize that IFE frameworks must be supported by robust financial innovation capabilities to effectively mitigate risks in Islamic banking. Consequently, Islamic banks are encouraged to enhance product innovation and develop professional competencies to improve risk management efficiency and overall banking performance. ABSTRAK - Apakah Inovasi Keuangan Memediasi Risiko dalam Perbankan Syariah? Bukti dari Aljazair. Dalam menghadapi kompleksitas sistem keuangan modern, terutama di negara dengan tantangan regulasi seperti Aljazair, rekayasa keuangan Islam menjadi instrumen penting dalam mengelola risiko pada pembiayaan berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model yang mengkaji dimensi rekayasa keuangan Islam (IFE) dan pengaruhnya terhadap risiko format pembiayaan Islam, dengan inovasi keuangan sebagai variabel mediasi. Pendekatan deskriptif dan kuantitatif digunakan dalam studi ini. Data dikumpulkan melalui 150 kuesioner yang disebarkan kepada praktisi perbankan Islam di Aljazair (Bank Al-Baraka, Bank Al-Salam, dan unit perbankan syariah) dan dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekayasa keuangan Islam tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap mitigasi risiko pembiayaan Islam. Sebaliknya, pengaruh tersebut dimediasi secara penuh (full mediation) dan signifikan oleh inovasi keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa kerangka rekayasa keuangan Islam harus didukung oleh kapasitas inovasi keuangan yang kuat agar dapat menjadi instrumen mitigasi risiko yang efektif. Oleh karena itu, bank syariah didorong untuk meningkatkan inovasi produk dan mengembangkan kompetensi profesional guna mengoptimalkan efisiensi manajemen risiko dan kinerja perbankan secara keseluruhan.