This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Chusnul Chotimah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial dengan Tingkat Stres Pada Keluarga Penunggu Pasien di Ruang ICU Rumah Sakit Kartika Husada Setu Chusnul Chotimah; Anggraini Kusuma Widya; Imas Mulyani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55117

Abstract

Latar Belakang : Perawatan pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU) adalah situasi yang bisa menghasilkan stres yang cukup tinggi bagi keluarga, disebabkan oleh keadaan yang genting, ketidakpastian mengenai kondisi pasien, serta beban emosional yang sangat besar. Dukungan dari lingkungan sosial yang dianggap sebagai salah satu elemen kunci yang dapat mendukung keluarga dalam menghadpi tekanan mental. Tujuan : Untuk mengeksplorasi keterikatan antara dukungan sosial dengan tingkat stres yang dirasakan oleh keluarga pasien yang sedang menunggu di ruang ICU Rumah Sakit Kartika Husada Setu. Metode penelitian : Metode penellitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari keluarga penunggu pasien ICU yang berjumlah 84 responden. dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Dukungan sosial diukur menggunakan kuesioner MSPSS, sedangkan tingkat stres diukur dengan DASS-42. dengan uji korelasi spearman rank. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kategori sedang hingga tinggi, sementara tingkat stres mayoritas berada pada kategori sangat berat. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan tingkat stres (p < 0,05) dengan kekuatan korelasi lemah. Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berhubungan dengan tingkat stres keluarga penunggu pasien ICU, namun belum cukup kuat untuk menurunkan tingkat stres secara optimal.