p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Ana Rizana
STIKES Abdi Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan PHBS Siswa Sekolah Dasar Negeri Wanajaya 02 Cibitung Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Ana Rizana; Ririn Rindayani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55446

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia sekolah dasar masih belum diterapkan secara optimal, salah satunya akibat rendahnya tingkat pengetahuan siswa. Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan metode edukasi kesehatan yang inovatif dan menarik, salah satunya melalui penggunaan media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan menggunakan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai PHBS.Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari siswa sekolah dasar yang dipilih dengan stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan PHBS yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi kesehatan melalui media video animasi. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p < 0,05, yang menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini membuktikan bahwa media video animasi memberikan pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan siswa terkait PHBS.Edukasi kesehatan melalui media video animasi menunjukan adanya pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai PHBS. Media ini direkomendasikan untuk dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran dan promosi kesehatan di sekolah. Selain itu, guru dan tenaga kesehatan diharapkan dapat mengintegrasikan media video animasi sebagai alternatif pembelajaran yang menarik. Untuk pengembangan keilmuan selanjutnya, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan desain penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar serta variasi media edukasi yang lebih beragam.
GAMBARAN PERILAKU BULLYING DITGambaran Perilaku Bullying Ditinjau Dari Perspektif Korban, Pelaku dan Saksi Pada Siswa Kelas 6 Di Sekolah Dasar Negeri Bahagia 04 Kabupaten Bekasi Tahun 2025INJAU DARI PERSPEKTIF KORBAN, PELAKU DAN SAKSI PADA SISWA KELAS 6 DI SEKOLAH DASAR NEGERI BAHAGIA 04 KABUPATEN BEKASI TAHUN 2025 Ana Rizana; Farah Aulya Indrawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57687

Abstract

Latar Belakang Bullying adalah tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap seseorang yang tidak mampu membela diri. Setiap kejadian bullying biasanya melibatkan lebih dari satu pihak. Ada siswa yang melakukan tindakan (pelaku), ada siswa yang menjadi sasaran (korban) dan ada pula yang menyaksikan (saksi). Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 6 di SDN Bahagia 04 Kabupaten Bekasi sebanyak 118 siswa. Hasil Penelitian Hasil penelitian perilaku bullying yang dialami responden menurut perspektif korban diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan “kadang-kadang” menjadi pelaku bullying pada semua jenis bullying, yaitu fisik, verbal, mental, dan Cyber. Gambaran perilaku bullying yang dialami responden menurut perspektif pelaku dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan “kadang-kadang” menjadi pelaku bullying pada semua jenis bullying, yaitu fisik, verbal, mental, dan Cyber. Sedangkan gambaran perilaku bullying yang dialami responden berdasarkan perspektif saksi dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan “kadang-kadang” menjadi saksi berbagai jenis bullying, termasuk bullying fisik dan verbal