Icceng Sidabutar
Universitas Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review : Pengalaman Ibu Merawat Anak Thalasemia Icceng Sidabutar; Evi Karota Bukit
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56858

Abstract

Thalasemia merupakan pengelompokan kelainan genetik hetegoren yang disebabkan oleh penurunan sintesis rantai alfa dan beta hemoglobin (Hb). Hemoglobin bekerja untuk membawa oksigen melalui darah merah. Penderita thalasemia harus melakukan transfusi darah secara rutin yang menyebabkan kelebihan zat besi sehingga penderita thalasemia harus mengkonsumsi obat kelasi besi untuk mengurangi zat besi yang berlebihan akibat keseringan transfusi darah. Peranan ibu selama pasien menjalani transfusi sangat diperlukan untuk mendampingi serta berperan sebagai perawat selama merawat anaknya, oleh karena itu evaluasi pengalamaan ibu dalam merawat anak thalassemia sangat diperlukan untuk keberhasilan dalam fase pengobatan. Artikel ini menggunakan 6 langkah diantaranya : merumuskan pertanyaan penelitian dan tujuan penelitian, dengan mencari literatur yang sudah ada, menyaring data sesuai inklusi, menilai kualitas artikel, mengekstrak data dan menganalisa data. Didapat hasil dari 4 database diperoleh 7 artikel dengan rincian 2 dari artikel dari Pubmed, 1 artikel KnE Life Sciences, 1 artikel dari ScienCE direct dan 3 artikel EBSCO. Dari 7 artikel didapatkan bahwa orang tua mengalami tingkat stres dan syok, dukungan keluarga, kekuatiran tentang masa depan anak, kendala merawat anak, upaya dalam mengobati anak. Hasil review ditemukan karakteristik dan kekhawatiran terhadap anak, tantangan terkait diagnosis dan pengobatan, distres sosio-emosional dan psikososial, beban finansial, tantangan keluarga dan peran orang tua, dukungan sosial, kurangnya pengetahuan dan sumber informasi
Implementation of Swallowing Therapy in Dysphagia Patients with Ischemic Stroke Diagnosis Nur Asnah Sitohang; Icceng Sidabutar
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 4 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ischemic stroke is the acute onset of focal neurological deficits in vascular territories affecting the brain, retina or spinal cord due to cerebrovascular disease. The symptoms of stroke in general are partial or complete limb weakness, decreased cognitive function, difficulty swallowing or dysphagia, aphasia and dysarthria. Dysphagia is a swallowing disorder in which food and drinks take time to reach the stomach from the mouth. One of the interventions that can be given to patients is swallowing therapy. The purpose of this case study is to provide nursing care for ischemic stroke patients who experience dysphagia to overcome swallowing difficulties. This exercise requires patient participation by giving instructions or directions to patients both verbally and visually about how to swallow to increase swallowing muscle strength. There was one participant in the ischemic stroke patient. The exercise was given for 4 days 3 times a day for 15 minutes each exercise using the Mann Assessment of Swallowing Ability, a standardized instrument with established validity and reliability for dysphagia assessment in stroke patients. The results of the evaluation showed an improvement in the patient’ swallowing ability, namely before the intervention MASA 147 and after the intervention MASA 170. The application of swallowing exercises can be used as a nurse intervention in carrying out nursing actions independently for patients who experience swallowing disorders in ischemic stroke patients and can be continued by families at home.