Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas edukasi berbasis WhatsApp Group dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Alai. Rendahnya kepatuhan konsumsi tablet Fe masih menjadi masalah kesehatan maternal yang berkontribusi terhadap tingginya risiko anemia pada ibu hamil. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman dan persepsi ibu hamil terhadap penggunaan media digital dalam edukasi kesehatan. Partisipan penelitian terdiri dari ibu hamil trimester II dan III yang aktif mengikuti WhatsApp Group edukasi kesehatan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi selama proses intervensi berlangsung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa tema utama, yaitu meningkatnya pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat tablet Fe, munculnya motivasi dan kesadaran untuk mengonsumsi tablet Fe secara rutin, kemudahan akses informasi kesehatan melalui WhatsApp Group, serta adanya dukungan sosial dan emosional dari tenaga kesehatan maupun sesama ibu hamil. Selain itu, media WhatsApp dinilai lebih fleksibel, interaktif, dan mampu menjadi pengingat konsumsi tablet Fe secara berkelanjutan. Namun, masih ditemukan hambatan berupa efek samping tablet Fe dan keterbatasan konsistensi sebagian responden dalam mengikuti edukasi digital. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis WhatsApp Group memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan inovasi promosi kesehatan maternal berbasis digital pada pelayanan antenatal care serta dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan edukasi kesehatan berbasis teknologi di fasilitas pelayanan kesehatan primer.