Anggun Anggun
Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Guru Kelas dalam Implementasi Nilai Islam untuk Pembentukan Karakter Anti-Perundungan di Sekolah Dasar Anggun Anggun; Haifaturrahmah Haifaturrahmah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru kelas sekolah dasar dalam menerapkan prinsip-prinsip Islam guna menumbuhkan karakter anti-perundungan (anti-bullying) pada peserta didik. Perundungan di tingkat pendidikan dasar masih menjadi masalah serius yang berdampak pada perkembangan psikologis dan moral anak. Pendidikan Islam menekankan nilai-nilai luhur seperti kasih sayang, keadilan, rasa hormat, dan pengendalian diri yang sejalan dengan tujuan pendidikan karakter nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 26 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2025, yang diambil dari publikasi nasional dan internasional terindeks Google Scholar, DOAJ, dan Scispace, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas menerapkan tiga strategi utama, yaitu mengintegrasikan ajaran moral Islam dalam pembelajaran, membiasakan perilaku positif, serta memberikan teladan moral (uswah hasanah). Internalisasi etika Islam terbukti efektif dalam memperkuat empati, tanggung jawab, dan kesadaran sosial peserta didik, sehingga penelitian ini berkontribusi secara teoretis dan praktis terhadap pengembangan model pendidikan karakter Islami yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang damai dan inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis terhadap pengembangan model pendidikan karakter Islami yang efektif untuk menciptakan lingkungan sekolah dasar yang damai, inklusif, dan bebas dari perundungan