Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi multimedia interaktif Tina Adventure dalam membentuk karakter kerja keras pada pembelajaran seni tari di SDN 2 Binangun dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi multimedia interaktif Tina Adventure di SDN 2 Binangun. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan karakter kerja keras sejak dini, meski pendekatan konvensional dan keterbatasan media pembelajaran interaktif masih menjadi hambatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru kelas V dan 20 siswa, dengan lima siswa sebagai sampel purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, analisis dokumen dan data sekunder dari dokumen sekolah serta literatur terkait. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan verifikasi menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tina Adventure yang menggabungkan materi tari, gamifikasi, dan elemen visual interaktif memberikan dampak positif pada pembentukan karakter kerja keras seperti ketekunan, tanggung jawab, sikap pantang menyerah, dan kesungguhan. Studi lain juga mendukung temuan bahwa penggunaan media digital dalam aktivitas tari memperkuat kerja tim, kepercayaan diri, dan ketekunan. Keberhasilan implementasi Tina Adventure dipengaruhi oleh kemudahan akses aplikasi, fitur interaktif yang menarik, dan peran aktif guru sebagai fasilitator. Penelitian merekomendasikan pengembangan media pembelajaran berbasis karakter dan teknologi digital serta pelatihan guru dan penyediaan infrastruktur digital yang memadai. Dengan mengintegrasikan tantangan petualangan, latihan berulang, dan refleksi nilai kerja keras pada aplikasi Tina Adventure, proses belajar seni tari menjadi lebih bermakna dan mendukung pembentukan karakter kerja keras siswa secara efektif dan menyenangkan.