This Author published in this journals
All Journal AGRIEKSTENSIA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respon Fisiologi Benih Kedelai (Glycine max L. Merril) terhadap Cekaman Masam Menggunakan Larutan H2SO4 Muhamad Kadapi; Annazhif Baqiatussalaf; Murgayanti Murgayanti
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 24 No. 1 (2025): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v24i1.3425

Abstract

Upaya peningkatan kedelai dilakukan dengan berbagi cara, salah satunya adalah ekstensifikasi lahan. Program ekstensifikasi lahan ini menemui beberapa kendala yaitu lahan sub marginal yang satu diantaranya adalah lahan masam. Sehingga diperlukan benih unggul bermutu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kultivar unggul yang memiliki kualitas fisiologis benih yang baik pada kondisi cekaman asam. Percobaan dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran pada bulan Januari-Februari 2024. Rancangan percobaan yang digunakan adalah non-experimental design dengan dua perlakuan, media tumbuh kontrol (aquades) dan media tumbuh asam menggunakan H2SO4 (pH 4) yang diujikan pada dua kultivar kedelai (Demas 1 dan Dega 1, serta masing-masing perlakuan diulang delapan kali. Hasil analisis menggunakan uji t menunjukan bahwa kultivar Demas 1 lebih baik dibandingkan kultivar Dega 1 pada kondisi cekaman masam yang ditunjukkan oleh karakter berikut: persentase daya berkecambah, kecepatan perkecambahan, panjang akar dan indeks toleransi stres. Oleh karena itu, dari hasil penelitian ini untuk produksi benih di lahan asam dapat digunakan kultivar Demas. Maka, penelitian lanjutan untuk kapasitas produksi benih kultivar kedelai ini perlu dikaji.