This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abmas
Soehadah Dewantoro Mukti
Universitas Jenderal Soedirman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strengthening literacy through story writing based reading in Candiyasan Village Ridlwan Kamaluddin; Adhe Akbar Azanni; Qurratu’Aini Fiky Alshifa; Soehadah Dewantoro Mukti; Izza Fatwa; Amanda Rahmadhani; Ulfi Sofiatun Amalina; Sari Nurfadilah
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i2.89337

Abstract

Literacy is a fundamental pillar in human resource development, as the ability to read, write, and comprehend information equips individuals to adapt and thrive in the era of globalization. In Wonosobo Regency, the Community Literacy Development Index in 2023 was recorded at 63.81% according to the Central Bureau of Statistics of Central Java, a relatively good achievement compared to neighboring regencies. However, public visits to libraries remained very low, averaging only 10 visits per week. This issue prompted the implementation of the Literacy Community Service Program (KKN Literasi), which aimed to strengthen community literacy, particularly among children, through story-writing activities based on reading. The program employed the Participatory Action Research (PAR) method through a literacy workshop, conducted in four sessions over three days at SDN Candiyasan. The activities included book reading, identifying story ideas using the 5W+1H approach, writing stories based on moral messages from the books, and re-reading the students’ works. The results indicated an increase in library visits, at the school and village levels, along with growing student interest in reading and writing. These findings suggest that such activities need to be further developed to ensure sustainability and to create a broader impact on community literacy.   Abstrak Literasi merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia, karena kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi menjadi bekal penting bagi individu untuk beradaptasi serta berkembang di era globalisasi. Di Kabupaten Wonosobo, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat pada tahun 2023 tercatat sebesar 63,81% menurut data Badan Pusat Statistik Jawa Tengah, sebuah capaian yang relatif baik dibandingkan dengan beberapa kabupaten sekitarnya. Namun demikian, tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan masih sangat rendah, rata-rata hanya 10 kunjungan per minggu. Permasalahan ini melatarbelakangi pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Literasi (KKN Literasi) yang bertujuan untuk memperkuat literasi masyarakat, khususnya pada anak-anak, melalui kegiatan menulis cerita berbasis buku bacaan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan bentuk workshop literasi, yang dilaksanakan dalam empat sesi selama tiga hari di SDN Candiyasan. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan buku oleh mahasiswa, penentuan ide cerita dengan pendekatan 5W+1H, penulisan cerita oleh murid berdasarkan pesan moral dari buku yang dibacakan, serta pembacaan ulang hasil karya murid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kunjungan ke perpustakaan sekolah maupun perpustakaan desa, serta tumbuhnya minat murid dalam membaca dan menulis. Temuan ini menegaskan perlunya pengembangan lebih lanjut agar kegiatan serupa dapat berkelanjutan dan memberikan dampak literasi yang lebih luas di masyarakat. Kata Kunci: KKN tematik literasi; literasi; pengabdian masyarakat; workshop menulis cerita