This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abmas
Ela Kustila
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Community service program on physical activity for dementia prevention among the elderly at Wisma Lansia in Bandung Ela Kustila; Lucky Angkawidjaja Roring; Muhammad Ersyad Hamda
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i2.90893

Abstract

The rising number of elderly individuals has led to a significant increase in age-related conditions, particularly dementia. In Indonesia, the prevalence of dementia continues to grow in line with the aging population, creating major social and healthcare challenges. Dementia, especially Alzheimer’s Disease (AD), causes progressive cognitive decline that interferes with daily activities. Since no definitive cure exists, prevention strategies are essential. Research indicates that regular physical activity can reduce the risk of AD and slow cognitive deterioration by enhancing cerebral blood flow and overall well-being. This community service program was conducted at a nursing home, with 22 elderly residents and 10 staff members participating. The initiative aimed to raise awareness, knowledge, and motivation about the role of physical activity in preventing dementia. Activities included health education sessions, group discussions, Mini-Cog memory assessments, and guided exercise demonstrations. Using a persuasive-educative approach, participants were encouraged to adopt daily physical exercise routines suited to their abilities. The results showed increased understanding and among the elderly and staff, emphasizing that physical activity is a practical, low-cost, and effective approach to maintaining cognitive health and preventing dementia in older adults.   Abstrak Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia telah menyebabkan peningkatan signifikan pada penyakit terkait usia, terutama demensia. Di Indonesia, prevalensi demensia terus meningkat seiring dengan pertambahan populasi lansia, sehingga menimbulkan tantangan besar di bidang sosial dan kesehatan. Demensia, khususnya penyakit Alzheimer (AD), menyebabkan penurunan fungsi kognitif secara progresif yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena hingga kini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan secara pasti, strategi pencegahan menjadi sangat penting. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di sebuah wisma lansia dengan melibatkan 22 orang penghuni lanjut usia dan 10 orang pengurus sebagai partisipan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan motivasi mengenai peran aktivitas fisik dalam pencegahan demensia. Rangkaian kegiatan meliputi sesi edukasi kesehatan, diskusi kelompok, penilaian memori menggunakan tes Mini-Cog, serta demonstrasi senam yang dipandu instruktur. Dengan menggunakan pendekatan persuasif-edukatif, peserta didorong untuk melakukan latihan fisik harian yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan motivasi pada para lansia dan pengurus, menegaskan bahwa aktivitas fisik merupakan pendekatan yang praktis, murah, dan efektif untuk menjaga kesehatan kognitif serta mencegah demensia pada usia lanjut. Kata Kunci: aktivitas fisik; demensia: lansia