This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abmas
Putri Dzakiyya Lisdinawati
Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Training on organic waste processing into liquid fertilizer using EM4 in Tundagan Hamlet Putri Dzakiyya Lisdinawati
Jurnal Abmas Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v26i1.34

Abstract

Household waste management that remains suboptimal, particularly the practice of open waste burning, continues to pose environmental and public health challenges in rural areas. In Tundagan Hamlet, Batulawang Village, Banjar City, this habit contributes to air pollution and increases the risk of Acute Respiratory Infections (ARI). This community service program aimed to enhance community knowledge and skills in managing organic waste by converting it into liquid organic fertilizer using natural EM4 technology as an environmentally friendly alternative to burning. The novelty of this program lies in integrating technical training on organic waste processing with a promotive-preventive environmental health approach explicitly linked to ARI risk reduction, supported by quantitative evaluation through pre-test and post-test analyses. The program was implemented through lectures, interactive discussions, and hands-on practice integrated with the Field Learning Practice (PBL 2) of Public Health students, involving 25 participants. Wilcoxon test results indicated a significant increase in knowledge, with 17 participants showing improved scores and none declining. The program strengthens community capacity, promotes environmental health, and offers potential economic benefits through the use and marketing of liquid organic fertilizer.   Abstrak Pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal, khususnya praktik pembakaran sampah secara terbuka, masih menjadi permasalahan lingkungan dan kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan. Di Dusun Tundagan, Desa Batulawang, Kota Banjar, kebiasaan ini berkontribusi terhadap pencemaran udara dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah organik melalui pembuatan pupuk organik cair berbasis teknologi EM4 alami sebagai alternatif ramah lingkungan. Kebaruan (novelty) program ini terletak pada integrasi pelatihan teknis pengolahan sampah dengan pendekatan promotif-preventif kesehatan lingkungan yang secara spesifik dikaitkan dengan pencegahan risiko ISPA, serta pengukuran efektivitasnya menggunakan analisis kuantitatif pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung yang terintegrasi dengan Praktik Belajar Lapangan (PBL 2) mahasiswa Kesehatan Masyarakat, dengan jumlah peserta 25 orang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan 17 peserta mengalami peningkatan nilai tanpa penurunan skor. Program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat, perbaikan kesehatan lingkungan, serta potensi manfaat ekonomi melalui pemanfaatan pupuk organik cair. Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat; pengelolaan sampah organik; pupuk organik cair; teknologi EM4