This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abmas
Maman Tocharman
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Magang kewirausahaan pada industri keramik sebagai model pembelajaran kolaborasi dalam meningkatkan kompetensi akademis mahasiswa Maman Tocharman
Jurnal Abmas Vol. 3 No. 1 (2003): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v3i1.61

Abstract

Magang Kewirausahaan (MKU) dalam konteks pendidikan merupakan suatu upaya untuk menjembatani adanya kesenjangan antara dunia akademis dengan realitas yang ada dan berkembang di masyarakat, dalam hal ini dunia industri. Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk mewujudkan relevansi sistem pendidikan dengan lapangan kerja (link and match). Penyelenggaraannya merupakan kolaborasi yang harmonis antara mitra dunia industri dengan perguruan tinggi. Dalam proses pendidikan, sistem magang (apprenticeship) merupakan sistem yang paling tua di dunia. Sistem ini banyak menghasilkan pakar-pakar bidang sosial, ekonomi, dan keagamaan. Program magang bagi insan akademisi yang relevan dengan disiplin ilmu dan keterampilan yang dimiliki akan sangat berarti dalam rangka peningkatan jiwa entrepreneurship (kewirausahaan), yaitu sikap mental atau jiwa seseorang untuk meningkatkan karyanya/penghasilan yang berorientasi pada tindakan, percaya diri, memiliki motivasi tinggi, kreatif, berjiwa pembaharu, dan berani mengambil risiko dalam meraih tujuannya, serta memiliki self-reliance (kemandirian) yang mampu memberikan kecakapan untuk hidup, dalam kehidupan dan penghidupan. Tujuan kegiatan magang kewirausahaan pada industri keramik hias adalah agar mahasiswa dapat memiliki wawasan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam kewirausahaan dalam bentuk karya nyata. Kegiatan ini bermanfaat bagi dunia industri sebagai mitra untuk menjalin kerja sama dengan dunia akademik. Selain itu, bagi perguruan tinggi, khususnya Jurusan Pendidikan Seni Rupa FPBS UPI, kegiatan ini meningkatkan kualitas dan model pembelajaran yang terintegrasi antara pengetahuan teoritis dengan praktik. Metode pembelajaran yang digunakan berupaya memberikan kesempatan para peserta untuk ikut terlibat aktif secara langsung dalam proses kegiatan pembelajaran yang dipadukan dengan metode umum pembelajaran seperti metode ceramah, tanya jawab, resitasi, demonstrasi, latihan, dan eksperimentasi. Teknis pelaksanaannya mencakup tugas terstruktur dan mandiri. Selain itu, kegiatan bimbingan dilakukan secara individual maupun secara kelompok.