Gerak maju dinamika pendidikan suatu bangsa berada di pundak generasi penerusnya, dan tunas-tunas mudalah sebagai penerusnya. Dewasa ini perkembangan dunia begitu pesat dan cepat. Segala informasi dapat dengan mudah kita peroleh. Inilah yang dinamakan arus globalisasi, arus globalisasi ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perkembangan generasi muda kita. Kalau anak muda kita tidak pandai memilahnya, arus globalisasi ini akan berpengaruh terhadap moralitas dan tata nilai anak bangsa. Begitu miris memang, ketika anak-anak muda ini didudukkan pada posisi yang sangat menentukan pada kemajuan suatu bangsa. Pada kenyataannya tidak sedikit anak-anak muda bertindak jauh dari yang kita harapkan. Kemerosotan tata nilai moral dan etika sungguh menyedihkan, tawuran antar pelajar hampir terjadi di seluruh pelosok tanah air, pergaulan bebas, dan menurunnya sikap hormat dan patuh terhadap orang tua dan guru. Berkaitan dengan uraian di atas, pendidikan karakter harus kita terapkan kembali, dengan pendidikan karakter diharapkan dapat membentuk jiwa individu khususnya peserta didik dan dapat diarahkan sesuai dengan tujuan pembangunan dan pendidikan nasional. Pendidikan karakter disini adalah pendidikan karakter yang memiliki nilai-nilai luhur yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara kita yaitu Pancasila. Guru sebagai ujung tombak, dan memiliki posisi yang sangat strategis dalam dunia pendidikan dapat menerapkan nilai-nilai yang berkaitan dengan pembentukan karakter peserta didik. Khususnya guru yang memberikan pengajaran sekolah pendidikan dasar, karena disinilah merupakan pondasi awal yang harus benar-benar kita tanamkan, dan pada periode ini sangat terbuka peluang untuk membentuk karakter mereka. Dengan diterapkannya pendidikan karakter bangsa berbudaya pancasila ini dapat memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan dan kekokohan suatu bangsa. Pendidikan karakter merupakan sebuah pilar yang sangat kuat bagi keutuhan suatu bangsa. Karena karakter bangsa dan tata nilai yang lemah merupakan awal keruntuhan suatu bangsa. Jika dikaji secara mendalam pendidikan karakter sangatlah penting diberikan pada peserta didik, karena memberikan arah yang jelas bahwa pendidikan karakter dapat membentuk jiwa peserta didik kearah yang ideal sesuai dengan tuntutan pembangunan. Penerapan pendidikan karakter tidak selamanya harus dilakukan oleh guru tetapi juga dapat diterapkan di keluarga oleh orang tua dan adanya campur tangan pemerintah. Oleh karena itu harus ada korelasi yang kuat antara guru, orang tua murid, pemerintah dan masyarakat.