Entrepreneurial marketing is an important strategy for business actors in creating product excellence and innovation that can answer consumer needs while increasing competitiveness in the market. In the digital era, the use of technology in marketing activities is a crucial aspect, one of which is implementing a digital payment system based on the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS provides various benefits for business actors, such as reducing the risk of counterfeit money, preventing the need to provide change, recording transactions automatically, separating personal and business finances, and simplifying the financial reconciliation process. In technology-based entrepreneurship, five marketing concepts can be applied to support business effectiveness. This article aims to review the importance of QRIS integration in entrepreneurial marketing strategies and present ideas for community service in the form of QRIS usage training for MSME actors. Thus, this article is expected to be a reference in efforts to educate and empower business actors to be more adaptive to the development of digital technology in entrepreneurship. Abstrak Marketing kewirausahaan merupakan strategi penting bagi pelaku usaha dalam menciptakan keunggulan produk serta inovasi yang dapat menjawab kebutuhan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing di pasar. Di era digital, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pemasaran menjadi aspek krusial, salah satunya melalui penerapan sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penggunaan QRIS memberikan berbagai manfaat bagi pelaku usaha, seperti mengurangi risiko uang palsu, tidak perlu menyediakan uang kembalian, transaksi tercatat secara otomatis, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, hingga mempermudah proses rekonsiliasi keuangan. Dalam konteks kewirausahaan berbasis teknologi, terdapat lima konsep pemasaran yang dapat diterapkan untuk mendukung efektivitas bisnis. Artikel ini bertujuan untuk mengulas pentingnya integrasi QRIS dalam strategi marketing kewirausahaan, serta menyajikan gagasan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam upaya edukasi dan pemberdayaan pelaku usaha agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dalam dunia kewirausahaan. Kata Kunci: marketing kewirausahaan, QRIS; rekonsiliasi; teknologi