Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter peserta didik di tengah krisis moral kehidupan berbangsa yang berdampak pada perubahan nilai dan perilaku di masyarakat. PAI tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai moral, spiritual, dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat PAI dalam pendidikan karakter, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis peran dan implementasinya bagi bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter melalui integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Nilai-nilai karakter seperti religius, jujur, amanah, disiplin, toleransi, dan peduli sosial menjadi fondasi utama dalam pembentukan kepribadian peserta didik. Implementasi PAI dilakukan melalui pembelajaran di kelas, pembiasaan, keteladanan guru, serta lingkungan sekolah yang religius. Namun demikian, PAI juga menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu pembelajaran, pengaruh globalisasi, dan kurangnya keteladanan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan integrasi nilai PAI dalam seluruh mata pelajaran, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta pendekatan pembelajaran yang kontekstual. Dengan demikian, PAI diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat dalam kehidupan bermasyarakat.