Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TAKAKURA UNTUK UDARA BERSIH: INOVASI PENCEGAHAN ISPA PADA BALITA DI DESA LINGSAR Lalu Amri Yasir; Harlina Putri Rusiana; Anna Layla Salfarina; Baiq Nurul Hidayati; Rias Pratiwi Syafitri; Kelompok KKG Ners Lingsar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.48834

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas balita, terutama di wilayah dengan kondisi sanitasi yang buruk. Desa Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, merupakan salah satu daerah dengan prevalensi ISPA tinggi pada balita yang disebabkan oleh pengelolaan limbah organik yang tidak optimal dan pencemaran udara dari pembakaran sampah. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu balita, dalam mencegah ISPA melalui pendekatan edukatif dan penerapan metode pengomposan Takakura dengan memanfaatkan air cucian beras sebagai aktivator alami. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, FGD, pelatihan, hingga evaluasi pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari 90% kategori “kurang” pada pre-test menjadi 100% “baik” pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menerapkan teknik Takakura di rumah masing-masing dan berkomitmen untuk menyebarluaskan praktik ini. Intervensi berbasis kearifan lokal ini terbukti efektif dalam mendukung upaya pencegahan ISPA serta mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan.
Analisis Hubungan Resiliensi terhadap Kualitas Hidup Remaja Pemain Game Online Rias Pratiwi Safitri; Harlina Rusiana; Baiq Nurul Hidayati; Iin Husnia Defi
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Juni)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i4.826

Abstract

Intensitas bermain game online yang tinggi dapat memengaruhi fungsi psikososial remaja, terutama ketika kemampuan regulasi diri, dukungan keluarga, dan orientasi masa depan belum berkembang optimal. Di Desa Kerembong, sebagian remaja usia akhir diketahui menghabiskan banyak waktu untuk bermain game, belum bekerja, dan masih bergantung pada orang tua. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas hidup dan menegaskan pentingnya resiliensi sebagai faktor protektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan resiliensi dengan kualitas hidup pada remaja pemain game online. Metode: penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan potong lintang pada 54 remaja usia 18–21 tahun di Desa Kerembong, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Sampel dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner resiliensi dan WHOQOL-BREF versi Indonesia, lalu dianalisis secara univariat dan korelasi Pearson setelah pengujian asumsi statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden berusia 21 tahun (37,0%) dan lulusan SMA (46,3%). Kualitas hidup responden cenderung kurang baik (53,7%), sedangkan tingkat resiliensi paling banyak berada pada kategori sedang (51,8%). Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang bermakna antara resiliensi dan kualitas hidup (r = 0,440; p = 0,001). Artinya, semakin baik resiliensi remaja, semakin baik pula kualitas hidup yang mereka rasakan.  Resiliensi merupakan faktor penting yang berkaitan dengan kualitas hidup remaja pemain game online. Program promosi kesehatan jiwa, penguatan dukungan keluarga, serta pengembangan keterampilan koping adaptif perlu diintegrasikan dalam intervensi berbasis komunitas.