Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN DETEKSI SEJAK DINI PERTUMBUHAN ANAK TK AL-QUR'AN INSAN KAMIL KEDIRI KAB LOMBOK BARAT Eka Adithia Pratiwi; Indah Wasliah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54318

Abstract

Pertumbuhan anak merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan dan gizi anak. Deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan, seperti stunting, wasting, dan underweight, sangat krusial untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak. Namun, rendahnya pengetahuan orang tua, terutama ibu, sering menjadi kendala utama dalam upaya deteksi dini. Berbagai studi menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman tentang cara memantau berat badan, tinggi badan, dan pola makan anak berdampak pada keterlambatan identifikasi masalah pertumbuhan. Oleh karena itu, upaya edukasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya di tingkat keluarga dan kader posyandu, menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem deteksi dini pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu terkait dengan pertumbuhan dan melakukan pengukuran antropometri sebagai salah satu upaya untuk deteksi dini masalah pertumbuhan pad anak di TK Al-Qur’an Insan Kamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan demonstrasi pengukuran antropometri pada anak. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pertumbuhan  dengan kenaikan pengetahuan sebesar 39.1%.
Edukasi Gizi Dan Pembuatan Es Krim Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Meninting Eka Adithia Pratiwi; Indah Wasliah; Ni Putu Ariyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 7 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i7.2244

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan penting dalam pembangunan kesehatan anak di Indonesia. Menurut World Health Organization (WHO), stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi psikososial yang memadai, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Meskipun prevalensi stunting di Indonesia menunjukkan tren penurunan dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 21,6% pada tahun 2022, angka tersebut masih berada di atas ambang batas WHO, yaitu kurang dari 20%. Di Provinsi DKI Jakarta, prevalensi stunting menurun dari 18,6% pada tahun 2021 menjadi 14,8% pada tahun 2023. Namun demikian, masalah gizi pada balita masih memerlukan perhatian serius. Di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, tercatat 148 anak mengalami stunting, dan wilayah ini menjadi salah satu penyumbang tertinggi kasus stunting di Jakarta Timur. Di Kelurahan Pulo Gebang, upaya pencegahan telah dilakukan melalui Pos Gizi, namun luasnya wilayah serta keterbatasan jangkauan layanan di tingkat RW menjadi tantangan tersendiri. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan upaya yang lebih dekat dengan masyarakat melalui skrining awal pengetahuan ibu dan kader serta pendampingan sederhana mengenai gizi seimbang balita. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman tentang pentingnya ASI, pengelolaan MP-ASI, serta pemilihan bahan makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang balita. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu dan kader memiliki pengetahuan yang lebih baik sehingga mampu berperan aktif dalam pencegahan stunting di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Pengaruh Penggunaan Video Animasi Seks Edukasi Terhadap Pengetahuan Anak Usia Sekolah Di SD Negeri 19 Ampenan Kota Mataram Desy Nurrahmadani; Eka Adithia Pratiwi; Indah Wasliah; Fitri Romadonika
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v4i2.2054

Abstract

Pentingnya pendidikan seksual pada anak usia sekolah dasar diberikan sejak dini untuk mencegah kekerasan dan pelecehan seksual. Salah satu media yang bisa menyampaikan informasi serta mudah dimengerti adalah video animasi. Tujuan Penelitian mengetahui adanya pengaruh penggunaan video animasi seks edukasi terhadap pengetahuan anak usia sekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment pretest-posttest control group. Sampel penelitian 50 responden yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Alat ukur penelitian berupa kuesioner telah diuji validitas dengan hasil r atbel 0.361 dan reliabilitas (α=0,841). Analisis data dengan uji nonparametrik MannWhitney U. Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan responden kelompok kontrol sebelum intervensi dalam kategori cukup sebanyak 14 responden (56%), setelah intervensi kategori cukup 17 responden (68%). Sedangkan pada kelompok intervensi sebelum intervensi terdapat 17 responden (68%) dalam kategori cukup dan setelah intervensi tingkat pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 16 responden (64%). Hasil uji Mann Whitney U memperlihatkan perubahan bermakna antara skor pretest dan posttest dengan nilai p-value < 0,000, yang berarti ditemukan adanya pengaruh signifikan video seks animasi terhadap peningkatan tingkat pengetahuan anak sebelum serta setelah intervensi. Video animasi seks edukasi dapat dijadikan alternatif strategi edukasi bagi guru maupun tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan tindak kekerasan seksual terhadap anak.