Misfi Laili Rohmi
Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI IDENTITAS VISUAL DESA MELALUI PEMASANGAN PLANG SELAMAT DATANG BERBASIS ABCD OLEH MAHASISWA UIN JUSILA DI BUMI NABUNG TIMUR Kevi Amalia; Khusnul Qotimah; Ladya Widyasmara; Luluk Dimanika N. S; Mbajeng Agustin Sholekhah; Muhammad Febriansyah; Muhammad Fito Adhari; Nanda Juwita Ramadhona; Misfi Laili Rohmi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.56755

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat. Salah satu permasalahan yang ditemukan di Desa Bumi Nabung Timur adalah belum adanya plang selamat datang yang representatif sebagai penanda identitas wilayah desa. Ketiadaan penanda tersebut menyebabkan identitas visual desa kurang terlihat secara jelas bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan identitas visual Desa Bumi Nabung Timur melalui pemasangan plang selamat datang berbasis pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Metode yang digunakan meliputi tahap observasi lapangan, koordinasi dan perencanaan, pembuatan plang, serta pemasangan plang pada titik perbatasan desa yang strategis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil menghasilkan dua plang selamat datang yang dipasang pada perbatasan desa sehingga dapat memperjelas identitas wilayah serta memudahkan masyarakat mengenali batas administratif Desa Bumi Nabung Timur. Selain memberikan perubahan secara fisik, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya identitas visual wilayah sebagai bagian dari penguatan citra desa di ruang publik.